Sekaltim.co – Fajar Fathur Rahman pindah ke mana belum memiliki jawaban resmi. Jawaban itu akan menentukan arah masa depan eks pemain Borneo FC Samarinda.
Jawaban Fajar Fathur Rahman pindah ke mana hingga Selasa, 7 Januari 2026, sebagai tujuan resmi belum diumumkan. Namun, aroma pindah ke Jakarta kian menguat dan sulit dibantah.
Bek kanan andalan Timnas Indonesia U-23 itu telah resmi berpisah dengan Borneo FC jelang putaran kedua Super League 2025/2026.
Status bebas transfer membuat namanya langsung jadi rebutan. Persija Jakarta, Dewa United, hingga Malut United disebut masuk dalam radar perburuan.
Fajar mengakhiri perjalanan panjang bersama Pesut Etam yang terjalin sejak musim 2020/2021. Lima tahun bukan waktu singkat. Di Samarinda, ia tumbuh, ditempa, dan menjelma jadi bek kanan modern dengan stamina, disiplin, dan visi.
Isu terpanas datang dari ibu kota. Akun rumor transfer sepak bola nasional, @liga_dagelann, menyebut Fajar lebih memilih Persija Jakarta. Unggahan tersebut langsung memantik reaksi publik. Macan Kemayoran pun disebut berada di barisan terdepan.
“Bursa Transfer. Diminati oleh banyak klub, Fajar Fathurrahman kabarnya lebih memilih Persija Jakarta,” tulis unggahan tersebut pada 4 Januari 2026.
Jika kepindahan itu terwujud, persaingan di sisi kanan pertahanan Persija bakal makin panas. Fajar akan bersaing dengan nama-nama seperti Rio Fahmi, Bruno Tubarao, hingga Alfriyanto Nico. Rotasi ketat, kualitas meningkat, ambisi pun meninggi.
Secara statistik, Fajar bukan pemain biasa. Bersama Borneo FC, ia mencatat 136 pertandingan dengan torehan dua gol dan 13 assist. Dari jumlah itu, 113 laga dimainkan di Super League atau Liga 1. Ia juga mencicipi panggung Asia Tenggara lewat ASEAN Club Championship.
Prestasi tertinggi Fajar hadir saat membawa Borneo FC menjadi juara musim reguler Liga 1 2023/2024. Di level internasional, namanya kian bersinar bersama Timnas Indonesia kelompok umur. Puncaknya, medali emas SEA Games 2023 dan semifinal Piala Asia U-23 2024.
Kepergian Fajar dari Borneo FC pun terasa emosional. Dalam unggahan Instagram pribadinya, ia menyebut keputusan itu sebagai langkah tersulit dalam karier. Samarinda adalah rumah, namun masa depan memanggil.
“Setelah lima tahun bersama Borneo FC, hari ini menjadi hari terakhir saya menjadi bagian dari klub ini. Ini adalah keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam karier saya,” tulis Fajar 1 Januari 2026.
Publik menunggu jawaban Fajar Fathur Rahman pindah ke mana. Jawabannya hanya menunggu satu hal: pengumuman resmi. Jika benar berseragam Persija, Fajar tak hanya pindah klub—ia memulai bab baru, di panggung yang lebih panas, lebih besar, dan penuh tantangan. (*)







