Maming Wakil Ketua DPRD Bontang Meninggal di RSUD Taman Husada
Bontang, Sekaltim.co – Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan H. Maming meninggal dunia pada Sabtu malam, 4 April 2026 sekitar pukul 22.15 WITA. Kabar duka wafatnya H Maming ini menyelimuti Kota Bontang.
H. Maming meninggal dunia di RSUD Taman Husada Bontang. Politisi dari PDI Perjuangan itu sempat dilarikan karena mengeluhkan nyeri di bagian dada.
Ucapan duka langsung mengalir, termasuk dari Pemerintah Kota Bontang melalui media sosial resmi Instagram,. Dalam pernyataannya, pemerintah menyampaikan doa terbaik untuk almarhum agar segala amal ibadahnya diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Pemerintah Kota Bontang mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak H.Maming, SH., MM ( Wakil Ketua DPRD Kota Bontang. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian ucapan duka dari Pemerintah Kota Bontang, Minggu 5 April 2026 di akun media sosial Instagram.
Kepergian H. Maming sontak mengejutkan banyak pihak. Informasi awal sempat beredar luas di grup WhatsApp sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.
“Iya, meninggal,” ujarnya singkat saat dimintai konfirmasi.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Minggu, 5 April 2026 ba’da Dzuhur. Suasana duka pun terasa kental di rumah duka, dipenuhi keluarga, kerabat, hingga rekan sejawat.
Salah satu yang tampak terpukul adalah Wakil Ketua DPRD Bontang, Siti Yara. Ia mengenang almarhum sebagai sosok tangguh yang terus berjuang melawan penyakitnya.
“Beliau meninggal karena sakit jantung. Sudah beberapa kali pasang ring jantung. Kami kehilangan sosok luar biasa,” ucapnya dengan suara bergetar.
Di balik karier politiknya, H. Maming dikenal sebagai figur pekerja keras dengan perjalanan hidup inspiratif. Sebelum terjun ke dunia politik, ia lebih dulu berkiprah di sektor pertambangan bersama PT Indominco Mandiri.
Kariernya dimulai dari posisi paling bawah sebagai petugas keamanan. Namun berkat dedikasi dan kerja keras, ia terus naik jabatan hingga dipercaya sebagai Head of External Relations. Pengalaman itu membentuk karakter kepemimpinannya—dekat dengan masyarakat dan piawai membangun komunikasi.
Langkah politiknya bersama PDIP pun terbilang moncer. Di bawah arahannya, partai tersebut berkembang menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Bontang.
Kepercayaan publik mengantarkannya duduk di kursi pimpinan DPRD pada periode 2019-2024. Kemudian dia terpilih kembali pada periode 2024-2029 dan duduk sebagai waki ketua DPRD Bontang.
Kepergian H. Maming bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tapi juga bagi dunia politik lokal. Sosoknya dikenal bersahaja, pekerja keras, dan punya kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Kini, jejak perjuangannya tinggal kenangan. Namun dedikasi dan pengabdiannya akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan Kota Bontang.
H. Maming kini telah meninggal dunia. Jasamu akan selalu hidup dalam ingatan. Selamat jalan. (*)






