Menik Tjahyoningrum BKSDA Kaltim Angkat Peran Perempuan dan Pemuda dalam Konservasi Alam Dunia

Sekaltim.co – Kabar membanggakan datang dari Kalimantan Timur tentang Menik Tjahyoningrum staf fungsional Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim yang terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam Seminar Internasional Good Practices: Women Contributions to Nature Education in Protected Areas yang digelar di Hangzhou International Expo Center, Cina, pada 23 September 2025.
Menik Tjahyoningrum dari BKSDA Kaltim dalam kesempatan tersebut mempresentasikan kiprah perempuan Indonesia dalam pendidikan lingkungan dan konservasi alam, khususnya melalui program Gerakan Pemuda Hijau yang telah dijalankan sejak tahun 2023.
Program tersebut diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan berfokus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian alam dan kawasan konservasi.
“Suatu kehormatan menjadi salah satu peserta yang berbagi cerita tentang pendidikan alam di Indonesia dan memperkenalkan kawasan konservasi di Kalimantan Timur,” ujar Menik dalam keterangan tertulis, Jumat 10 Oktober 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Alliance of National and International Science Organization for the Belt and Road Region (ANSO), Dr. Yan Xie, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya seminar tersebut.
“Terima kasih kepada ANSO, Dr. Yan Xie, dan semua rekan-rekan. Memberdayakan perempuan dan pemuda berarti menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi semua,” tambahnya.
Seminar internasional ini merupakan bagian dari Kongres Cadangan Biosfer Dunia ke-5 (5th World Biosphere Reserve Congress) yang diselenggarakan oleh UNESCO bekerja sama dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Cina dan Pemerintah Provinsi Zhejiang.
Kongres bergengsi itu berlangsung dari 22 hingga 25 September 2025 dan menjadi forum terbesar dunia dalam program Man and the Biosphere (MAB) UNESCO.
Melalui partisipasi aktif Menik Tjahyoningrum dari BKSDA Kaltim dalam ajang internasional ini, Indonesia — khususnya Kalimantan Timur — menunjukkan komitmennya dalam pelestarian alam, pemberdayaan perempuan, serta pendidikan lingkungan berbasis generasi muda, sejalan dengan agenda global menuju masa depan yang berkelanjutan. (*)









