NusantaraPerkara

OTT Fadia Arafiq oleh KPK Terkait Pengadaan di Pekalongan

Sekaltim.co – Fadia Arafiq Bupati Pekalongan saat ini menjadi sorotan nasional setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa 3 Maret 2026 dini hari.

OTT Fadia Arafiq berlangsung di Semarang dan langsung menyita perhatian publik, terutama karena ia dikenal sebagai kepala daerah perempuan dari keluarga selebriti.

Profil Fadia Arafiq dari Partai Apa?

Fadia Arafiq, yang lahir dengan nama Laila Fathiah pada 23 Mei 1978 di Jakarta, merupakan politikus dari Partai Golkar. Ia adalah putri dari almarhum penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq. Sebelum aktif di dunia politik, Fadia juga dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan lagu hits “Cik Cik Bum Bum”.

Karier politiknya terbilang panjang di Kabupaten Pekalongan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono. Setelah itu, ia memimpin DPD Golkar Kabupaten Pekalongan dan menjabat Ketua KNPI Jawa Tengah.

Pada Pilkada 2020, ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2026. Bahkan, ia kembali memenangkan kontestasi untuk periode 2025–2030 dan masih menjabat hingga saat ini.

OTT KPK Bupati Pekalongan

Kasus yang kini menjerat Fadia Arafiq diduga terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 11 orang, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa dugaan tindak pidana korupsi ini berkaitan dengan proyek pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan.

“Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa 3 Maret 2026.

Namun, hingga kini KPK belum membeberkan secara rinci nilai proyek maupun pihak vendor yang diduga terlibat. Status Fadia Arafiq juga masih dalam tahap pemeriksaan dan belum diumumkan secara resmi sebagai tersangka.

Respons Gubernur Jawa Tengah

Menanggapi OTT KPK terbaru ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kita menghormati penyidikan yang dilakukan KPK. Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan good governance,” ujar Luthfi usai Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, dikutip dari laman Pemprov Jateng.

Luthfi juga tegaskan telah mengingatkan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar menjaga integritas dan tidak melanggar hukum.

“Kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum,” tegasnya.

Barang Bukti dan Penyegelan

Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa kendaraan, perangkat elektronik, serta melakukan penyegelan terhadap salah satu unit bisnis salon milik Fadia. Informasi ini semakin memperkuat sorotan publik terhadap kasus yang disebut-sebut sebagai OTT ketujuh KPK sepanjang 2026.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena Fadia Arafiq dikenal sebagai figur publik dengan latar belakang keluarga artis. Selain itu, suaminya, M. Ashraff Abu (Ashraff Khan), merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Tengah X.

OTT Ketujuh KPK di 2026

Penangkapan ini tercatat sebagai OTT ketujuh KPK pada tahun 2026. Publik pun ramai membicarakan kasus ini di media sosial, dengan berbagai kata kunci seperti “bupati Pekalongan OTT”, “OTT KPK terbaru”, dan “Fadia A. Rafiq KPK” menjadi trending.

Meski demikian, proses hukum masih berjalan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Perkembangan selanjutnya diperkirakan akan diumumkan dalam konferensi pers resmi.

Kasus ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pejabat publik tentang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Publik kini menunggu langkah lanjutan dari KPK terkait penetapan tersangka dan konstruksi perkara yang lebih jelas.

Perkembangan kasus OTT Fadia Arafiq Bupati Pekalongan ini dipastikan masih akan terus bergulir dalam beberapa hari ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!