Sekaltim.co – Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu mengalami insiden jatuh usai tersandung saat mengikuti upacara penyambutan resmi di Ankara, Turki, Selasa, 27 Januari 2026. Momen tersebut terjadi ketika Tinubu berjalan berdampingan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam seremoni kenegaraan di kompleks Istana Kepresidenan Turki.
Insiden Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu jatuh itu terekam kamera dan disiarkan secara resmi oleh pemerintah Turki. Dalam rekaman video, Tinubu terlihat telah melewati barisan pasukan kehormatan dan pejabat tinggi, sebelum tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan jatuh ke arah samping. Beberapa pengawal dan pejabat langsung bergegas memberikan bantuan, sementara kamera sempat beralih ke pengambilan gambar dari udara.
Sekitar 45 detik kemudian, Tinubu kembali terlihat berdiri dan melanjutkan prosesi bersama Erdogan. Keduanya kemudian berjalan berdampingan dan tetap menjalankan agenda kenegaraan sesuai rencana, termasuk sesi foto dan pertemuan bilateral.
Pihak Istana Kepresidenan Nigeria memastikan insiden tersebut tidak berdampak serius. Juru bicara Presiden Nigeria, Bayo Onanuga, menjelaskan bahwa Tinubu tersandung akibat menginjak benda logam di lantai atau karpet upacara, sehingga kehilangan keseimbangan sesaat.
“Presiden berada dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera,” ujar Onanuga dalam pernyataan resminya.
Pernyataan senada disampaikan oleh salah satu ajudan presiden yang menegaskan bahwa Tinubu, yang berusia 73 tahun, dalam kondisi sehat dan langsung melanjutkan seluruh agenda kunjungan kenegaraan tanpa hambatan.
Meski demikian, insiden tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial Nigeria dan internasional. Beragam reaksi bermunculan, mulai dari ungkapan simpati, candaan, hingga kritik yang mengaitkan kejadian itu dengan faktor usia dan kebugaran sang presiden. Namun, pejabat Nigeria menepis spekulasi tersebut dan menyebut insiden itu sebagai kejadian manusiawi yang bisa terjadi pada siapa saja.
Di sisi lain, pejabat Turki dikabarkan tidak menganggap insiden tersebut sebagai hal besar. Ketua Komisi Diaspora Nigeria (NIDCOM), Abike Dabiri-Erewa, menyebut pihak Turki justru terkejut melihat hebohnya reaksi publik Nigeria, karena di Turki sendiri kejadian tersebut nyaris tidak menjadi sorotan utama media.
Fokus utama kunjungan Presiden Tinubu ke Turki tetap pada penguatan hubungan bilateral. Presiden Erdogan dalam pernyataannya menegaskan bahwa Nigeria merupakan mitra strategis bagi Turki, khususnya dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan keamanan.
Kunjungan ini menjadi lawatan resmi pertama Tinubu ke Turki sejak menjabat sebagai Presiden Nigeria. Insiden tersandung tersebut dipastikan tidak memengaruhi jalannya diplomasi dan hasil pertemuan kedua negara.
Momen Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu mengalami insiden jatuh itu memang sempat bikin kaget, tapi urusan negara tetap jalan. Tinubu bangkit cepat, agenda lanjut, dan hubungan Nigeria–Turki tetap aman terkendali. (*)





