Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau Proyek Kereta Api Kalimantan

SEKALTIM.CO – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Terpilih, Seno Aji, baru-baru ini menghadap Presiden RI Prabowo Subianto, untuk meminta dukungan investasi terkait pembangunan infrastruktur di Kalimantan.
Dalam pertemuan yang berlangsung setelah perayaan ulang tahun Partai Gerindra ke-17, Seno Aji menegaskan pentingnya investasi guna mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.
Selama diskusi berlangsung, Seno Aji sempat menyinggung agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungannya bagi pembangunan proyek-proyek strategis di Bumi Mulawarman, khususnya jalur kereta api yang nantinya akan menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.
“Kemarin setelah acara ulang tahun Gerindra, saya bertemu Pak Prabowo dan berdiskusi tentang pembangunan Kaltim. Saya meminta agar ada bantuan investasi, terutama untuk proyek infrastruktur seperti jalur kereta api,” ungkapnya, Selasa sore (18/2/2025).
Menurutnya, tanpa investasi yang memadai, percepatan pembangunan di Kalimantan akan sulit direalisasikan. Untungnya, lanjut Seno Aji, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik permintaan itu dan memastikan dukungan investasi melalui skema pendanaan baru yang disebut Danantara.
Skema ini diyakini mampu mendukung proyek-proyek besar yang menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.
“Beliau sangat positif. Presiden juga memiliki dana investasi baru, Danantara, yang nantinya akan digunakan untuk mendukung proyek-proyek strategis seperti ini,” jelas Seno Aji, mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto.
Jalur kereta api ini akan dimulai dari Kaltim dan menghubungkan kota-kota utama seperti Samarinda, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Balikpapan. Dalam jangka panjang, proyek ini akan diperluas hingga Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Selain itu, jalur lainnya akan menghubungkan Samarinda dengan Bontang, Kutai Timur, Berau, dan Kalimantan Utara.
“Intinya, utamakan Kaltim dulu. Nanti di Kaltim itu jalurnya Samarinda, IKN dan Balikpapan. Lalu diperpanjang terus sampai ke Kalsel, Kalteng dan Kalbar. Kemudian yang dari Samarinda ke Bontang, Kutim, Berau dan Kaltara. Kemungkinan secara bertahap,” paparnya.
Proyek ini kata Seno Aji, tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi antarwilayah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Dengan adanya jalur kereta api, distribusi barang dan mobilitas penduduk diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Jalur kereta api ini akan sangat membantu dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan akses yang lebih mudah, investasi dan perdagangan di Kalimantan dapat berkembang lebih pesat,” tegasnya.