NEWS SEKALTIM

Viral Pernyataan Isran Noor Injak-injak Gambar Dendi Suryadi, Ini Kata Forum Bela Negara Kaltim!

SEKALTIM.CO – Pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh calon Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor baru-baru ini, dalam acara terbuka di Kabupaten Kutai Kartanegara memicu reaksi dari berbagai kalangan.

Salah satu tanggapan datang dari Maradona Sirajuddin selaku Sekretaris Jenderal Forum Bela Negara Kaltim. Dia mengkritik komentar Isran Noor tentang gambar calon bupati (cabup) Kutai Kartanegara, Dendi Suryadi.

Insiden tersebut bermula ketika seorang ibu dalam acara publik yang dihadiri Isran Noor salah menyebut nama calon bupati pilihannya. Awalnya, ia menyebut Dendi Suryadi, namun kemudian mengoreksi jawabannya menjadi Edi Damansyah.

Tanggapan Isran Noor atas kejadian ini pun turut mengejutkan banyak pihak. Terutama ketika dia mengatakan bahwa gambar Dendi “hendak diinjak-injak, bukan dicoblos,” sambil memperagakan gerakan kaki yang seolah-olah menginjak sesuatu.

Disampaikan Maradona Sirajuddin, komentar Isran Noor ini benar-benar tidak pantas dan berpotensi merusak nilai-nilai demokrasi serta menciptakan polarisasi dimasyarakat. Apalagi ironinya, Isran Noor juga melarang pers untuk tidak merespon lebih lanjut insiden itu.

“Seorang calon pemimpin harus bisa menjaga ucapannya dalam kondisi apapun, terutama di depan publik. Pak Isran seharusnya mampu merefleksikan pesan perdamaian dan bisa memberikan pendidikan politik yang beradab bahkan kepada lawan politiknya sekalipun,” ujarnya.

Pernyataan semacam itu kata Maradona Sirajuddin, bisa memicu tindakan provokatif di kalangan pendukung kedua belah pihak, yang pada akhirnya dapat memperburuk situasi politik di Bumi Mulawarman.

“Kita harus ingat bahwa demokrasi itu tentang perbedaan pendapat, bukan penghinaan. Apa yang diucapkan Isran tidak hanya mencederai demokrasi, tetapi juga dapat memicu konflik yang tak perlu,” jelasnya.

Forum Bela Negara Kaltim, lanjut dia, berdiri untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah masyarakat, khususnya dalam momen-momen penting seperti pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Para calon pemimpin, termasuk Isran Noor diharapkan agar bisa lebih bijaksana dalam memilih kata-kata, terutama saat berbicara di depan publik.

“Jangan sampai pernyataan seperti ini merusak upaya kita untuk menciptakan konsensus dan menjaga keharmonisan di masyarakat,” tegasnya.

Tanggapan dari Forum Bela Negara Kaltim ini turut menambah daftar kritik terhadap Isran Noor, yang sebelumnya sudah mendapat berbagai macam reaksi dari berbagai pihak di media sosial.

Meski demikian, Isran Noor melalui Ketua Tim Pemenangan, Iswan Priady saat di hubungi awak media di Samarinda melalui telepon dan chat, hingga kini belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button