Zakat di Kutai Timur Capai Rp1,3 Miliar per Bulan, Rudy Mas’ud Minta Seluruh Kaltim Meniru!

SEKALTIM.CO – Gubernur Rudy Mas’ud mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) untuk bisa menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Pernyataan ini merupakan ajakan atau seruan yang disampaikan oleh Gubernur Rudy Mas’ud dalam kegiatan pemberian infaq dan sedekah kepada ribuan masyarakat di Halaman Kantor Gubernur jalan Gajah Mada Samarinda, Rabu (2/4).
Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud memberikan apresiasi sebesar-besarnya pada Baznas dalam mengelola zakat, infaq, dan sedekah secara transparan dan akuntabel.
“Sangat penting bagi kita semua untuk dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan melalui Baznas,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti kehadiran tokoh-tokoh penting dalam acara tersebut, termasuk perwakilan dari pihak Kepolisian, TNI, serta Pemerintah Daerah (Pemda) di Benua Etam. Harapan Rudy, seluruh jajaran Forkopimda, termasuk ASN di lingkungan Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota, berpartisipasi aktif dalam menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Saya berharap seluruh ASN di lingkungan Provinsi Kaltim wajib memberikan zakat melalui Baznas. Jika ini dilakukan secara kolektif, kontribusi yang diberikan bisa mencapai Rp3-4 miliar setiap bulan,” tambahnya.
Tak lupa, Rudy juga mencontohkan Kabupaten Kutai Timur yang telah mengalokasikan zakat hingga capai Rp1,3 miliar setiap bulan melalui Baznas. Model serupa diharapkannya, benar-benar bisa diterapkan di seluruh Kaltim agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Saat ini, juga sudah dimulai dari Kutai Timur, dengan mencapai hingga Rp 1,3 miliar setiap bulannya. Besar harapan saya Ibu Kapolda, Ibu Pangdam, Ibu Dandrem, Ibu Kapolres dan semua anggota-anggota kita, para ASN di lingkungan masing-masing bisa memberikan kontribusinya,” harapnya.
Lebih lanjut, Rudy Mas’ud menekankan bahwa dana yang dikelola oleh Baznas tidak hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan tetapi juga untuk program sosial, seperti bantuan bencana, renovasi rumah ibadah, serta santunan bagi anak-anak dan masyarakat kurang mampu di Kaltim.
“Baznas tidak hanya mengelola zakat saja, akan tetapi juga infaq, sedekah, dan dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim. Ini menjadi wadah bagi kita semua untuk sama-sama saling berbagi memperkuat solidaritas sosial. Tidak hanya Islam, semua agama seperti Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu pun demikian,” urainya.
Ia juga menegaskan bahwa bersedekah tidak akan mengurangi harta seseorang, tetapi justru membawa keberkahan bagi mereka yang mengamalkannya secara konsisten.
“Mari kita jadikan ini sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” imbaunya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim akan terus menghadirkan kebijakan dan program-program yang berpihak kepada masyarakat, terutama mereka yang benar-benar membutuhkan.
Namun, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa keberhasilan program-program sosial ini memerlukan sinergi antara pemprov, serta pemerintah kabupaten/kota, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan harapannya agar santunan yang diberikan dapat meringankan beban penerima manfaat.
“Saudara-saudaraku yang telah menerima santunan, jangan pernah hilang semangat, karena setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” tutupnya.