Kukar, Sekaltim.co – Aksi cepat ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar) saat menangani ular kobra yang melukai warga di bagian mata, Selasa malam, 3 Maret 2026. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.37 WITA setelah laporan darurat masuk ke markas komando.
“Laporan kejadian ini kami terima pukul 20.37 WITA,” ungkap petugas Damkarmatan Kukar.
Kejadian bermula saat pelapor hendak menuju kamar kecil. Tanpa disadari, seekor ular jenis kobra bersembunyi di area jemuran. Saat melintas, korban tak sempat menghindar. Ular tersebut langsung menyemburkan bisa ke arah mata korban. Panik dan perih, korban berlari menyelamatkan diri ke kamar kecil lalu menghubungi petugas Damkarmatan Kukar untuk meminta pertolongan.
Dalam video yang diunggah di media sosial resmi Damkarmatan Kukar pada Rabu, 4 Maret 2026, terlihat petugas dengan sigap menangkap ular kobra berwarna hitam tersebut. Dengan teknik khusus dan penuh kehati-hatian, ular berhasil diamankan lalu dimasukkan ke dalam karung untuk dievakuasi dari lokasi permukiman warga.
Ucapan terima kasih pun datang dari pihak keluarga korban. “Terima kasih pak Damkar Kukar sudah bergerak cepat. Kebetulan yang jadi korban semburan bisa ularnya ke mata itu adalah suami saya. Alhamdulillah suami saya sudah keluar dari UGD Parekesit. Mohon doanya semoga cepat diberi kesembuhan,” ujar Elvara, istri korban.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa tugas Damkarmatan tidak hanya soal memadamkan api. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, Damkarmatan memiliki fungsi luas mulai dari pemadaman kebakaran, penyelamatan dan evakuasi korban, penanganan bencana, hingga animal rescue seperti evakuasi ular, sarang tawon, atau hewan liar lainnya.
Di tahun 2026, peran Damkarmatan semakin kompleks sebagai garda terdepan perlindungan jiwa dan harta benda masyarakat. Dengan semangat “Mengabdi Untuk Keselamatan Negeri”, Damkarmatan Kukar kembali membuktikan hadir cepat, bergerak tepat, dan sigap selamatkan rakyat.
Gerak cepat Damkarmatan Kukar dalam mengatasi ular kobra yang menyerang warga membuktikan peran sosial dalam menjaga dan membantu masyarakat dalam ketertiban umum. (*)









