PPU

Marjani Kepala Diskominfo PPU Meninggal Dunia, Miliki Jejak Tokoh Pemekaran Daerah

Sekaltim.co – Marjani yang menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) PPU meninggal dunia pada Rabu, 18 Maret 2026 malam. Kabar duka ini menyelimuti Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Marjani Kadiskominfo PPU meninggal dunia sekitar pukul 23.18 WITA di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Jenazah kemudian dimakamkan pada Kamis pagi, 19 Maret 2026, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Nenang.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim. Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan doa agar almarhum diampuni segala kesalahan dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Semoga Allah Berkenan Menerima Amal Ibadahnya, Mengampuni Kekhilafannya, Menjadikan Surga Firdaus sebagai Tempat Kembalinya. Keluarga yang Ditinggalkan Diberikan Kekuatan, Ketabahan dan Keikhlasan. Amin,” demikian ucapan duka jajaran Diskominfo Kaltim, Kamis 19 Maret 2026 di akun media sosial.

Marjani lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 23 September 1971. Ia dikenal sebagai sosok birokrat sekaligus tokoh masyarakat yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan Kabupaten PPU.

Jejak dan Jasa Marjani

Nama Marjani tercatat sebagai bagian dari “Tim Tujuh”, kelompok tokoh yang berperan penting dalam memperjuangkan pemekaran wilayah utara Kabupaten Paser. Tim ini menjadi motor penggerak lahirnya Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah otonom.

Pada masa itu, wilayah Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku masih berada dalam administrasi Kabupaten Paser dengan pusat pemerintahan di Tanah Grogot. Kondisi geografis yang jauh dinilai menghambat pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.

Perjuangan pemekaran sempat menghadapi kendala, termasuk perubahan regulasi setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999. Namun, upaya tersebut terus berlanjut hingga akhirnya membuahkan hasil dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dalam perjalanan tersebut, Marjani juga dipercaya memegang peran penting dalam struktur organisasi perjuangan. Ia pernah menjadi ketua musyawarah sekaligus sekretaris umum dalam tim sukses pembentukan kabupaten.

Selain aktif sebagai tokoh masyarakat, Marjani juga memiliki rekam jejak panjang di dunia birokrasi. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi PPU pada periode 2025–2026.

Beberapa hari sebelum wafat, tepatnya pada Jumat, 13 Maret 2026, Marjani baru saja dilantik sebagai Kepala Diskominfo PPU. Pelantikan tersebut menjadi amanah terakhir yang diembannya.

Di bidang pendidikan dan literasi, Marjani juga dikenal aktif menulis. Ia pernah menjadi tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Penajam serta menulis sejumlah buku, di antaranya “Tak Perlu Berlari Menggapai Impian” dan “Let’s Go: Hidup untuk Hidup”.

Kepergian Marjani meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat PPU. Ia dikenang sebagai sosok ramah, mudah bergaul, dan berdedikasi tinggi terhadap pembangunan daerah.

Warisan perjuangan Marjani yang kini telah meninggal dunia saat menjabat Kadiskominfo PPU tercatat dalam sejarah pemekaran wilayah sebagai bagian penting berdirinya Kabupaten PPU yang kini terus berkembang sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!