Nusantara

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Vektor di Magelang

Sekaltim.co – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT Vektor Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jumat 10 April 2026. Momen ini jadi langkah penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kehadiran industri seperti Vektor untuk masa depan Indonesia. Ia berharap Vektor bisa menjadi “national champion” yang mampu bersaing di level global.

“Kalau Jepang punya Isuzu dan Hino, Korea punya Hyundai, saya berharap beberapa tahun lagi kita punya Vektor sebagai salah satu champion Indonesia,” ujar Prabowo saat sambutan yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Prabowo juga menyinggung kedekatan emosionalnya dengan Magelang, khususnya kawasan Gunung Tidar yang dijadikan nama salah satu seri kendaraan Vektor termasuk Gunung Lokon Minahasa.

Prabowo pun menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar industri ini bisa berkembang pesat, termasuk dari sisi regulasi dan kebijakan pemerintah. Termasuk arahan agar para kepala daerah turut menggunakan kendaraan listrik.

Saat ini tercatat pemesanan kendaraan produksi Vektor ada dari Pemprov DK Jakarta dan Pemprov Jateng.

“Kita harapkan dari Pemprov-Pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh Tanah Air. Ya, Mensesneg catat itu. Gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri, bus dan truk dan sebagainya. TNI juga suruh beli dalam negeri ya,” kata Prabowo.

Sementara itu, Komisaris Utama Vektor, Anindya Novyan Bakrie, menyebut peresmian ini sebagai momentum besar bagi industri nasional. Ia menegaskan bahwa Vektor dibangun dengan dua misi utama: dekarbonisasi dan kemandirian ekonomi.

Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik, khususnya bus dan truk, bisa menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem industri EV di Indonesia.

“Elektrifikasi bus dan truk bisa menghemat subsidi BBM hingga 5 miliar dolar AS per tahun,” jelasnya.

Vektor juga menargetkan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari 40 persen menjadi 60 persen pada tahun ini, dan 80 persen pada 2028.

Selain itu, perusahaan ini telah menggandeng berbagai mitra industri, mulai dari karoseri, produsen ban, hingga perusahaan teknologi. Kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik dalam negeri.

Anindya juga mengungkapkan bahwa Vektor tengah mengembangkan teknologi retrofit, yakni mengubah kendaraan berbahan bakar bensin menjadi listrik. Saat ini, perusahaan telah memiliki 14 hak cipta hasil kolaborasi dengan sejumlah universitas di Indonesia.

Peresmian pabrik perakitan bus dan truk elektrik Vektor oleh Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia serius membangun ekosistem kendaraan listrik, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button