Sat Polairud Polres Kutai Barat Bersih-Bersih di Pelabuhan Melak sesuai Arahan Presiden
Kubar, Sekaltim.co – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Barat menggelar aksi bersih pesisir Sungai Mahakam di kawasan Pelabuhan UPTD Melak, Jumat 6 Februari 2026 pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program nasional kebersihan pantai dan sungai.
Aksi bersih lingkungan dimulai pukul 08.00 WITA dengan apel dan doa bersama, kemudian dilanjutkan pembersihan area pelabuhan serta pesisir Sungai Mahakam. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi dan masyarakat.
Turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut Kasi Humas Polres Kutai Barat IPTU Sukoco, personel Sat Polairud Polres Kubar, personel Polres Kutai Barat, jajaran Polsek Melak, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) UPTD Melak, serta warga sekitar Pelabuhan Melak.
Dalam pelaksanaannya, peserta kegiatan dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyisir dan membersihkan tumpukan sampah di area dermaga, fasilitas pelabuhan, serta sepanjang bibir Sungai Mahakam. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.
IPTU Sukoco menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan tindak lanjut konkret atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di acara Rakernas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, 2 Februari 2026.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penanganan kebersihan pantai, sungai, fasilitas umum, dan fasilitas sosial yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden RI. Kami ingin memastikan kawasan Pelabuhan Melak tetap bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat serta pengguna jasa transportasi sungai,” ujar IPTU Sukoco.
Ia menambahkan, kebersihan Sungai Mahakam memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Barat. Selain sebagai jalur transportasi utama, sungai ini juga menjadi penopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Menurutnya, pencemaran sungai tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan keselamatan aktivitas pelayaran. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian Sungai Mahakam secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Polres Kutai Barat berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir sungai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)









