Wagub Kaltim Pimpin Upacara Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-79, Api Juang 1947 Terus Menyala
Kukar, Sekaltim.co – Peristiwa Merah Putih Sangasanga kembali diperingati pada Selasa, 27 Januari 2026. Momen bersejarah ini menjadi pengingat kuat akan keberanian rakyat Kalimantan Timur, khususnya warga Sangasanga, yang pada 27 Januari 1947 bangkit mengangkat senjata dan tekad untuk menentang kembalinya penjajah ke bumi nusantara.
Upacara parade peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga ke-79 digelar khidmat di Lapangan Palagan Kota Juang Sangasanga, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Tema yang diusung, “Semangat Juangmu sebagai Teladan Terbaikku”, menjadi pesan kuat lintas generasi.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dijabat Mayor Inf. Yatiman. Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dan dihadiri sekitar 500 undangan dari berbagai unsur.
Dalam amanat Gubernur Kaltim yang dibacakannya, Seno Aji menegaskan bahwa Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan bagian penting dari mozaik sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terutama dari Bumi Etam.
“Dengan semangat persatuan, Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kedaulatan dan harga diri bangsa,” ujar Seno Aji.
Ia menegaskan, sejarah perjuangan Sangasanga membuktikan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui semangat kolektif rakyat, tanpa mengenal pusat dan pinggiran. Perjuangan, kata dia, adalah milik semua daerah.
“Sangasanga membuktikan bahwa perjuangan tidak mengenal pusat dan pinggiran. Perjuangan harus dilakukan secara bersama-sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Seno Aji menekankan bahwa pengorbanan para pejuang mengajarkan arti keteguhan, keberanian mengambil risiko, serta kesetiaan pada cita-cita kemerdekaan. Nilai-nilai tersebut harus terus dirawat dan diwariskan, terutama kepada generasi muda.
Menurutnya, bentuk perjuangan masa kini adalah membangun karakter cinta tanah air, berintegritas, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan bangsa.
Upacara parade ini dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara, TNI-Polri, DPRD, kejaksaan, jajaran SKPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, veteran, serta pelajar dan organisasi kemasyarakatan. Dandim 0906/Kkr Letkol Arm Benny Budiman turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan hingga selesai sekitar pukul 09.30 Wita. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wadah Batuah sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan yang gugur demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-79 tahun ini menjadi momentum penting untuk menyalakan kembali api nasionalisme dan memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur. (*)









