Samarinda

Wali Kota Samarinda Resmikan 5 IPA Baru, Target Air Bersih 100 Persen 2029

Samarinda, Sekaltim.co – Kabar baik datang untuk warga Kota Tepian Samarinda usai lima Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) resmi beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di IPA Berambai, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu 11 Februari 2026.

Peresmian lima IPA baru di Samarinda ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam memperkuat layanan dasar air bersih yang selama ini dinanti masyarakat.

Kelima IPA yang kini resmi beroperasi meliputi IPA Berambai berkapasitas 30 liter per detik, IPA Tirta Kencana 7 berkapasitas 50 liter per detik, IPA Bendang 2 sebesar 200 liter per detik, IPA Gunung Lingai 3 dengan kapasitas 100 liter per detik, serta IPA Loa Kumbar berkapasitas 2,5 liter per detik.

Pembangunan fasilitas ini didanai melalui APBD Murni Kota Samarinda, Perumdam Tirta Kencana, serta Bantuan Keuangan.

Wali Kota Andi Harun menegaskan, tambahan kapasitas produksi air ini menjadi langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah Samarinda yang terus meningkat.

“Kita ingin distribusi air semakin merata dan kebutuhan warga bisa terpenuhi seiring perkembangan kota,” ujarnya.

Ia menyebut pembangunan IPA merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, BUMD, hingga dukungan lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar layanan publik terus meningkat dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Salah satu sorotan utama adalah IPA Berambai. Dengan kapasitas 30 liter per detik, instalasi ini diproyeksikan mampu melayani hingga 3.000 sambungan rumah (SR) di kawasan Berambai yang selama puluhan tahun mengalami keterbatasan air bersih.

“Puluhan tahun di Berambai ini tidak merasakan air bersih, kita sudah alirkan kapasitas 30 liter per detik itu artinya instalasi kita yang baru ini mampu memenuhi sambungan 3.000,” kata Andi Harun.

Meski kebutuhan di Berambai telah terpenuhi, Pemkot Samarinda tidak berhenti di situ. Tahun depan, jaringan distribusi air direncanakan diperluas ke Batu Besaung dan Bayur, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar untuk pembangunan pipa sekunder.

Di sisi lain, Perumdam Tirta Kencana juga melakukan penyesuaian tarif air minum tahun 2026. Namun, pemerintah menegaskan penyesuaian dilakukan bertahap dan disertai penghapusan abodemen, sehingga tidak serta-merta membuat tagihan melonjak.

Dengan beroperasinya lima IPA baru di Samarinda ini, Pemkot optimistis target besar layanan air bersih 100 persen pada 2029 dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!