PERKARASamarinda

Penemuan Jenazah Pekerja Bangunan di Jalan Pinus Samarinda, Polisi Olah TKP

Samarinda, Sekaltim.co – Penemuan jenazah pekerja bangunan membuat suasana di area bangunan Eks Cafe Satu Kata Jalan Pinus Kelurahan Bugis Kecamatan Samarinda Kota mendadak geger, Sabtu 29 November 2025 sekitar pukul 11.00 Wita. Seorang pria berinisial Z (48), warga asal Tuban yang bekerja sebagai buruh bangunan di lokasi tersebut, ditemukan meninggal dunia.

Penemuan jenazah pekerja bangunan tersebut mendapat respon cepat dari kepolisian Samarinda. Polisi mendapat dari saksi yang juga sepupu korban, bahwa Z sebelumnya terlihat beristirahat di dalam bangunan. Namun beberapa saat kemudian ia ditemukan dalam posisi terlentang dan tidak lagi bergerak. Saat dicek, Z sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh Unit Pamapta III Polresta Samarinda yang bergerak cepat menuju lokasi. Tak lama berselang, Unit Inafis Polresta Samarinda tiba untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah dan kondisi sekitar TKP. Aparat juga memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan jenazah.

Dari hasil pemeriksaan luar, tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi fisik jenazah menunjukkan perubahan alami yang umum terjadi, sehingga dugaan sementara penyebab kematian bukan karena tindak kriminal. Meski begitu, proses visum tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pasti.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memberikan apresiasi atas gerak cepat personel yang bertugas.

“Anggota Pamapta III dan Unit Inafis sudah melakukan penanganan sesuai prosedur. Mulai dari pengecekan lokasi, pengamanan area, hingga identifikasi awal sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya, pemeriksaan medis akan memastikan penyebab kematian,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Setelah seluruh proses olah TKP selesai, pada pukul 13.02 Wita jenazah Z dievakuasi ke RSUD AW Syahranie Samarinda untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Pihak kepolisian Samarinda juga sudah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan penemuan jenazah Z lebih lanjut, termasuk proses pemulangan jenazah dan langkah administrasi lainnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button