PerkaraSamarinda

Kasus Penikaman di Gunung Mangga Samarinda, Seorang Pria Meninggal

Samarinda, Sekaltim.co – Kasus penikaman di Gunung Mangga Samarinda membuat suasana siang di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda, mendadak berubah mencekam.

Kasus penikaman di Gunung Mangga Samarinda ini menyebabkan seorang pria berinisial WP (32), warga Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, meninggal dunia. Dia menjadi korban penikaman, Senin 5 Januari 2026 sekitar pukul 14.10 WITA.

Peristiwa tragis ini sontak menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

WP mengalami luka tusuk serius di bagian dada atau ulu hati yang menyebabkan pendarahan hebat.

Darah terlihat mengalir di lokasi kejadian, membuat sejumlah warga panik dan berusaha memberikan pertolongan seadanya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, insiden bermula dari cekcok antarwarga yang awalnya hanya adu mulut.

Situasi kemudian memanas ketika dua orang datang berboncengan sepeda motor dan terlibat langsung dalam pertikaian.

Salah satu pelaku diduga memukul korban hingga terjatuh ke aspal, sementara pelaku lainnya langsung menusuk korban menggunakan senjata tajam.

Melihat kondisi korban yang kritis, warga dan relawan segera mengevakuasi WP menggunakan ambulans menuju RSUD AW Syahranie Samarinda.

Sayangnya, luka tusuk yang cukup dalam membuat nyawa korban tidak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia tak lama setelah tiba di IGD.

Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pihak kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial V tak lama setelah peristiwa terjadi.

“Terduga pelaku diamankan di sekitar TKP dengan bantuan masyarakat dan tim Beat 110,” kata Kompol IGN Adi Suarmita.

Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang diakui digunakan pelaku saat penikaman.

Kasus penikaman di Gunung Mangga Samarinda ini masih mendapatkan pemeriksaan dari penyidik dengan intensif untuk mengungkap motif kejadian serta mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!