Mengenal Patung Soekarno di Sangasanga Kukar, Jadi Ikon Kota Juang
Kukar, Sekaltim.co – Kini patung Ir. Soekarno telah berdiri megah di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Kehadiran patung Ir. Soekarno proklamator bangsa itu pun membuat Sangasanga tak hanya dikenal sebagai Kota Juang, tetapi juga rumah bagi simbol besar sejarah bangsa.
Peresmian patung Soekarno di Sangasanga ini berlangsung khidmat pada Selasa, 27 Januari 2026 lalu, pukul 16.45 WITA, dan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat.
Peresmian dilakukan langsung oleh Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, yang hadir mewakili keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Acara digelar di kawasan RTH Sangasanga dan dilanjutkan dengan ramah tamah di Gedung Training Center PT Pertamina EP Sangasanga.
Patung Ir. Soekarno di Sangasanga memiliki tinggi total 12,5 meter. Bangunan terdiri dari patung setinggi 8,5 meter dan pijakan 4 meter.
Patung ini terbuat dari material campuran tembaga dan perunggu, dengan sentuhan artistik yang kokoh dan berwibawa dengan advis dari seniman Sugito Sutarmin dari Amertha Art Studio Pati.
Patung ini disebut sebagai patung Bung Karno pertama dan tertinggi di Kaltim, bahkan menjadi patung Bung Karno tertinggi di luar Pulau Jawa.
“Bahkan patung Bung Karno tertinggi di luar Pulau Jawa ada di Sangasanga. Tingginya lebih sekitar 10 sentimeter dibandingkan patung di Bandara Soekarno-Hatta. Ini luar biasa,” ujar Djarot dalam sambutannya, disambut tepuk tangan hadirin.
Menurut Djarot, kecintaan terhadap Bung Karno tidak hanya tumbuh di Indonesia, tetapi juga di berbagai belahan dunia. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk tidak melupakan sejarah, sejalan dengan pesan Bung Karno agar bangsa Indonesia selalu menghargai perjuangan para pendiri bangsa.
Acara peresmian turut dihadiri Sekretaris DPD I PDI Perjuangan Kaltim Ananda Emira Moeis, anggota Fraksi PDIP DPRD Kaltim, Ketua DPD II PDIP Kukar Rendi Solihin yang juga Wakil Bupati Kukar, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani beserta jajaran DPRD, unsur Forkopimda Kukar, kepala OPD, Camat Sangasanga, Edi Damansyah selaku penggagas, serta perwakilan PT Pertamina EP Sangasanga.
Rendi Solihin menyampaikan bahwa kawasan Patung Ir. Soekarno dan RTH Sangasanga akan dikembangkan sebagai pusat seni, budaya, dan UMKM di Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran pada tahun 2026 untuk menghidupkan kawasan tersebut.
“Setiap malam Minggu akan ada kegiatan budaya, seni lokal, dan aktivitas kemasyarakatan. Biar taman ini hidup, ramai, dan jadi ruang berkumpul masyarakat,” jelas Rendi.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian RTH Sangasanga. Menurutnya, beberapa fasilitas penunjang masih dalam tahap penyempurnaan, termasuk pembangunan musala dan area bagi pedagang lokal.
Patung Soekarno di Sangasanga ini lebih dari sekadar bangunan monumen. Keberadaannya telah menjadi pengingat sejarah Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga pada 27 Januari 1947. Di tanah inilah semangat perlawanan dan pengorbanan pernah tertumpah. Kini, nilai keberanian dan nasionalisme itu kembali dihidupkan, menjadi pijakan Kukar membangun masa depan dengan karakter kuat dan semangat persatuan. (*)









