Daftar Uang dan Aset Sitaan Kejati Kaltim di Kasus PT JMB Kukar
Samarinda, Sekaltim.co – Kasus korupsi tambang di Kutai Kartanegara (Kukar) yang lagi diusut Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) mengungkap daftar sitaan dan jenis aset. Satu hal yang paling bikin publik melongo adalah daftar sitaan yang super panjang dan nilainya tak main-main.
Dari daftar sitaan Kejati Kaltim ini tampak kasus yang menyeret PT Jembayan Muarabara (PT JMB) ini bukan cuma soal dugaan pelanggaran tambang. Kasus ini juga berkaitan dengan cara aset negara diduga “diputar” jadi kekayaan pribadi.
Penyidikan perkara ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Nomor : Print-04.f/O.4/Fd.1/1/2026 tanggal 19 Januari 2026.
Nah, berikut ini rincian sitaan yang berhasil diamankan penyidik dan dipamerkan saat konferensi pers Kamis 26 Maret 2026.
1. Uang Tunai: Tembus Rp214 Miliar!
Bukti sitaan jenis uang ini paling mencolok. Penyidik berhasil menyita uang tunai sebesar Rp214.283.871.000.
Saat konferensi pers, ratusan miliar disusun dalam bentuk ikatan uang di meja.
Tak cuma rupiah, ada juga duit dalam berbagai mata uang asing, antara lain:
1. Mata uang asing Dolar Amerika Serikat sejumlah $ 12.900 USD
2. Mata uang asing Dolar Amerika Serikat sejumlah $ 90.125 USD
3. Mata uang asing Dolar Singapura sejumlah $ 11.909 SGD
4. Mata uang asing Dolar australia sejumlah $ 4.280 AUD
5. Mata uang asing Euro sejumlah € 600 EUR 6. Mata uang asing Ringgit Malaysia sejumlah 194 Ringgit
7. Mata uang asing Dolar Hongkong sejumlah $ 540 HKD
8. Mata uang asing Won Korea sejumlah ₩ 4.280
9. Mata uang asing Yuan Tiongkok sejumlah ¥4.280
10. Mata uang asing Ringgit Brunei sejumlah 1 Ringgit
11. Mata uang asing Yi Yuan sejumlah 4 Yi Yuan
12. Mata uang asing Franc Swiss sejumlah 90 CFH
Walau nominal asingnya lebih kecil, tetap jadi petunjuk penting soal aliran dana lintas negara.
2. Tas Mewah: Branded Semua!
Masuk ke kategori lifestyle sultan, penyidik juga menyita puluhan tas mewah dari brand kelas dunia. Ini bukan tas kaleng-kaleng ya, semuanya high-end:
1. Chanel: 6 tas + 1 dompet
2. Louis Vuitton: 6 tas
3. Hermes: 2 tas
4 Gucci: 2 tas
Belum lagi brand lain seperti Salvatore Ferragamo, Burberry, DKNY, sampai Jimmy Choo yang masing-masing juga ikut diamankan.
Dari sini aja sudah kelihatan, gaya hidup mewah jadi salah satu jejak dugaan hasil korupsi.
3. Perhiasan Emas
Selain tas, ada juga perhiasan yang ikut disita. Isinya:
1. 2 kalung emas
2. 6 bros emas
3. 1 rantai emas
Nilainya memang belum dirinci, tapi jelas ini bukan perhiasan biasa.
4. Mobil Mewah Beragam Kelas
Nah, bagian ini juga cukup menarik. Ada empat mobil yang disita, masing-masing punya “kelas” tersendiri:
1. 1 Unit Mobil Hyundai loniq 6 EV 4×4 AT Tahun 2023 Warna Abu-Abu Tua, Plat B 603 GN Berikut STNK atas nama Netty Herawati Tansil.
2. 1 Unit Mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4L Tahun 2016, Plat Nomor B 1909 SJP Warna Hitam, Berikut STNK dan BPKB atas nama Ir. Dany Aswin.
3. 1 Unit Mobil beserta Kunci Mobil LEXUS Nomor Plat KT 888 OO, Merk/Type LX 570 4X4 AT (URJ201R-GNTGKQ), Jenis Mopen/Jeep, Tahun 2012, Warna Putih, Atas Nama PT Anugerah Bara Kaltim, Alamat JI. Cipto Mangunkusumo No. 99 RT 26, Samarinda
4. 1 unit kendaraan roda empat merk Hyundai Creta Prime 1.5 (4×2) A/T KT 1284 ID warna putih beserta STNK dan kunci kendaraan dari Budiono Tanbun anak dari Tjhin Tjung Tui.
Mobil-mobil ini diduga terkait dengan para pihak yang terlibat dalam kasus.
Menurut keterangan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kaltim Toni Yuswanto, S.H., M.H, semua sitaan ini merupakan bagian dari upaya penyelamatan keuangan negara dalam kasus dugaan penyalahgunaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
“Penyidik memperkirakan mencapai triliunan rupiah, (masih menunggu hasil PKN),” tulis Toni dalam keterangannya.
Penyidik juga sudah menetapkan enam tersangka, baik dari pihak swasta maupun penyelenggara negara. Bahkan, potensi kerugian negara disebut bisa mencapai triliunan rupiah, masih menunggu hitungan resmi.
Dari daftar sitaan Kejati Kaltim ini, satu hal yang jelas: skala kasusnya besar. Mulai dari uang cash, aset mewah, sampai kendaraan premium, semuanya jadi bukti betapa seriusnya dugaan korupsi ini. (*)









