HM Syahrun Mantan Ketua DPRD Kaltim Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Sekaltim.co – HM Syahrun HS tokoh politik senior yang dikenal luas dengan sapaan Haji Alung meninggal dunia di usia 71 tahun Kamis, 25 Desember 2025. Kabar duka ini menyelimuti Kalimantan Timur.
HM Syahrun meninggal dunia di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda, pada pukul 08.35 WITA, menutup perjalanan panjang pengabdian di dunia politik dan kemasyarakatan.
Kepergian Haji Alung meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat dan kalangan politik Kalimantan Timur.
Sosoknya dikenal sebagai figur yang telah menorehkan jejak kuat dalam sejarah DPRD Kaltim, khususnya saat menjabat Ketua DPRD Kaltim periode 2013–2014 dan 2014–2019.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui akun resmi Instagram menyampaikan duka cita mendalam, seraya mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya H. M. Syahrun, H.S, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Periode 2014–2019.”
Hal serupa juga disampaikan DPRD Kaltim yang mengenang almarhum sebagai pimpinan dan kolega yang berdedikasi. “Pimpinan, Anggota DPRD dan Sekretaris DPRD beserta Seluruh Jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Timur turut berbelasungkawa atas berpulangnya ke Rahmatullah, H. Muhammad Syahrun HS (H. Alung) Bin H. Syahran HK (Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Periode 2013-2014 & 2014-2019).”
Haji Alung lahir di Kota Bangun, Kutai Kartanegara, pada 3 Mei 1954. Lingkungan tepian Sungai Mahakam membentuk karakter dan kedekatannya dengan masyarakat akar rumput. Sebelum terjun penuh ke dunia politik, almarhum lebih dulu berkiprah di sektor usaha. Ia dikenal sebagai kontraktor dan pengusaha yang pernah memimpin PT Bantera Bahagia, serta memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan dan manajemen.
Karier politiknya ditempa secara bertahap melalui Partai Golkar. Ia memulai dari posisi Wakil Bendahara Golkar Kaltim, kemudian dipercaya menjadi Bendahara Golkar Kaltim selama hampir satu dekade. Konsistensi dan loyalitasnya mengantarkan Haji Alung menjadi salah satu tokoh penting di internal partai berlambang beringin tersebut.
Di DPRD Kaltim, Haji Alung mewakili daerah pemilihan Kutai Kartanegara dan Kutai Barat. Puncak pengabdiannya terjadi ketika ia dipercaya memimpin lembaga legislatif tersebut. Sebagai Ketua DPRD, ia dikenal menekankan pentingnya dialog antara legislatif dan eksekutif, serta menjaga keseimbangan dalam dinamika politik daerah.
Usai masa jabatannya sebagai ketua, Haji Alung kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2019–2024 dan aktif di Komisi II yang membidangi keuangan dan perekonomian daerah. Selain itu, ia juga dipercaya duduk di Badan Kehormatan DPRD.
Di luar politik, Haji Alung meninggalkan jejak melalui pembangunan Plaza Mulia Samarinda di era Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan kontribusi sosial di kampung halamannya, termasuk pembangunan masjid yang menjadi kebanggaan warga Kota Bangun.
Kepergian HM Syahrun yang meninggal dunia ini akan dikenang sebagai politisi yang tumbuh dari bawah, dekat dengan masyarakat, dan konsisten mengabdi hingga akhir hayatnya. (*)









