PPU, Sekaltim.co – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Sabut Jetty BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali dilanjutkan pada Kamis 5 Februari 2026.
Memasuki hari kedua, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU bersama tim gabungan memperluas area penyisiran demi menemukan titik terang atas peristiwa ini.
Korban diketahui bernama Alben (63), warga RT 06 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam. Ia dilaporkan hilang setelah pergi mencari ikan menggunakan perahu miliknya pada Selasa 3 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WITA.
Laporan resmi diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD PPU pada Rabu 4 Februari 2026, pukul 09.14 WITA dari Lurah Pantai Lango.
Pada pencarian hari kedua, fokus tim diarahkan ke sekitar lokasi ditemukannya dua bagian yang diduga organ tubuh pada hari sebelumnya.
Penyisiran dilakukan secara intensif menyusuri alur sungai dan area sekitar jetty.
“Tim gabungan menyisir area sekitar lokasi awal diduga dia hilang dan menyisir dua mil dari lokasi awal,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Kuncoro, kemarin.
Sekitar pukul 15.00 WITA, pihak keluarga kembali menemukan beberapa bagian organ tubuh di lokasi pencarian.
Temuan tersebut langsung diamankan dan pada pukul 15.15 WITA dibawa ke RS Hermina IKN serta RS Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh pihak berwenang.
Hingga saat ini, identifikasi masih menunggu hasil resmi dari pihak medis dan kepolisian.
Operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WITA dan direncanakan kembali dilanjutkan pada Jumat 6 Februari 2026 pukul 08.00 WITA. Tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilakukan hingga ada kepastian terkait keberadaan korban.
Di tengah proses pencarian, BPBD Kabupaten PPU juga memberikan bantuan logistik kepada keluarga korban pada Kamis 5 Februari 2026 pukul 11.00 WITA.
Bantuan tersebut berupa beras, gula, minyak goreng, telur, mie instan, sarden, dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril.
Sejumlah unsur terlibat dalam operasi pencarian nelayan hilang di PPU ini, mulai dari BPBD PPU, Basarnas Balikpapan, TNI AL, Polairud, kepolisian, Satpol PP, perangkat kelurahan, pihak PT BRM, hingga masyarakat setempat. (*)









