Aneka

Shalat Sunnah Jelang Gerhana Bulan Total Blood Moon 2025

Sekaltim.co – Shalat gerhana bulan (khusuful qamar) hukumnya sunnah bagi umat muslim termasuk di Indonesia.

Diketahui shalat sunnah ini diperkirakan akan dilaksanakan jelang gerhana bulan total akan terjadi pada Minggu-Senin 7-8 September 2025 tengah malam hingga dinihari.

Gerhana bulan total itu perkiraan akan muncul antara pukul 23:27:01 WIB sampai pukul 02:56:25 WIB.

Fenomena Gerhana Bulan total ini akan tampak terlihat dari seluruh wilayah Indonesia.

Shalat gerhana ini sedikit berbeda dengan shalat pada umumnya.

Bacaan Surat Al-Fatihah dan ruku pada shalat gerhana ini dilakukan dua kali di setiap rakaatnya.

Setelah ruku’ pertama, kembali berdiri untuk membaca surat Al-Fatihah dan ayat lain.

Lalu ruku’ kembali dan dilanjutkan i’tidal.

Shalat ini bisa dilakukan secara berjamaah dengan bacaan jahar (keras) ataupun dilakukan secara sendiri (munfarid).

Berikut ini sejumlah amalan saat peristiwa gerhana terjadi:

1. Sholat Gerhana
2. Membaca Doa
3. Perbanyak Zikir dan Istigfar
4. Bertaubat
5. Bersedekah

Dalam Al-Quran disebutkan, “Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.”
(QS. Fussilat : 37)

Data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika atau BMKG mencatat fenomena gerhana Bulan akan terjadi pada Minggu, 7 September 2025.

Gerhana kali ini merupakan gerhana Bulan total atau Blood Moon.

Ini sebuah fenomena langit langka yang disebut hanya terjadi beberapa tahun sekali.

Fenomena gerhana Bulan total ini bisa disaksikan secara langsung di seluruh wilayah Indonesia, termasuk semua provinsi di Pulau Sulawesi.

Awal Gerhana 7 September 2025 pukul 23:26:58 WIB.

Akhir Gerhana 8 September 2025 pukul 02:56:27 WIB.

Awal Total 8 September 2025 pukul 00:30:38 WIB.

Puncak Gerhana 8 September 2025 pukul 01:11:42 WIB.

Akhir Total 8 September 2025 pukul 01:52:47 WIB.

Durasi Gerhana : 03 jam 29 menit 29 detik.

Durasi Total : 01 jam 22 menit 08 detik.

Gerhana bisa diamati dari seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi dari Observatorium Bosscha dan BMKG, berikut rincian waktu gerhana Bulan Total di Indonesia (dalam Waktu Indonesia Barat):

22.28 WIB: Fase penumbra dimulai
23.35 WIB: Fase gerhana sebagian dimulai
01.11 WIB: Puncak gerhana total dimulai
02.33 WIB: Gerhana total berakhir
03.39 WIB: Fase gerhana sebagian berakhir
03.55 WIB: Gerhana selesai

Adapun total waktu gerhana Bulan total ini akan berlangsung selama 1 jam 22 menit 6 detik.

Karena itu shalat gerhana bulan akan memantapkan rasa syukurakan kekuasaan Alloh SWT. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button