Pemprov Kaltim

Mutasi Pemprov Kaltim Akhir Tahun 2025, Muhaimin Resmi Pimpin Bappeda Kaltim

Sekaltim.co – Duet kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji melakukan mutasi dan penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Di penghujung tahun 2025, Pemprov Kaltim melaksanakan mutasi dan pelantikan besar-besaran terhadap pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Gubernur Kaltim melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 91 pejabat dalam mutasi Pemprov di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin, 22 Desember 2025. Jumlah tersebut terdiri atas tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta 84 pejabat administrator dan pengawas.

Salah satu mutasi yang menjadi sorotan adalah pelantikan Muhaimin sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim. Muhaimin sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan. Ia menggantikan Yusliando, yang kini dipercaya menempati jabatan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim.

Selain Kepala Bappeda, pejabat pimpinan tinggi pratama lain yang dilantik antara lain Staf Ahli Gubernur Bidang II Setdaprov Kaltim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltim.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari penataan organisasi dan penguatan kinerja birokrasi. Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan merupakan upaya memperkaya pengalaman aparatur sipil negara (ASN) serta mendorong pengembangan karier secara profesional dan berkelanjutan.

“Pelantikan ini bukan semata-mata pergantian jabatan, melainkan sebagai penataan organisasi, penguatan kinerja birokrasi dan memperkaya pengalaman aparatur sipil negara atau ASN,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Rudy juga menekankan bahwa setiap ASN harus memiliki prinsip melayani, bukan dilayani. ASN diharapkan mampu menunjukkan empati dan kepedulian sosial, termasuk terhadap masyarakat yang terdampak bencana di daerah lain seperti Aceh dan Sumatera.

“ASN harus mampu menjadi teladan sosial, perekat persatuan bangsa, harus hadir dan tanggap serta berperadaban. Apalagi, tahun 2026 menjadi tahun yang penuh tantangan dan peluang. Menuntut ASN bekerja lebih cepat dan tepat,” tegasnya.

Menjelang tahun 2026, Rudy mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah dan meningkatnya ekspektasi masyarakat menuntut kinerja ASN yang lebih cepat, tepat, dan responsif. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat langsung bekerja optimal untuk mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.

Gubernur Rudy juga menyampaikan bahwa proses mutasi dan pengisian jabatan belum berhenti pada tahap ini. Pada tahun 2026, mutasi lanjutan direncanakan berlangsung sekitar Januari hingga Maret.

Adapun tujuh pejabat eselon II yang mengalami mutasi pada Desember 2025 adalah:

1. Siti Farisyah Yana, sebelumnya Kepala Dinas Pangan kini Staf Ahli Gubernur Bidang II Setdaprov Kaltim
2. Muhaimin, sebelumnya Sekda Kota Balikpapan kini Kepala Bappeda Kaltim
3. Fahmi Himawan, sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kini Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim
4. Buyung Dodi Gunawan, sebelumnya Kepala Biro Barang dan Jasa kini Kepala Pelaksana BPBD Kaltim
5. Joko Istanto, sebelumnya Dinas Kehutanan kini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim
6. Yusliando, sebelumnya Kepala Bappeda Kaltim kini Kepala Dinas Perhubungan Kaltim
7. Lisa Hasliana, sebelumnya Kepala Biro Umum kini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim

Saat ini, tercatat masih terdapat 12 jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov Kaltim. Jabatan tersebut antara lain Asisten III Setdaprov Kaltim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala BKD, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Biro Barang dan Jasa, serta Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim.

Mutasi Pemprov Kaltim kali ini menjadi sinyal kuat penataan birokrasi era kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji, dengan fokus pada penguatan kinerja aparatur dan percepatan pembangunan Kalimantan Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!