Samarinda, Sekaltim.co – Samarinda mendadak pilu usai warga menemukan bayi merah yang dibuang di tanah kosong. Warga menemukannya kala pagi masih basah oleh embun, sekitar pukul 06.00 WITA.
Bayi dibuang di Samarinda itu tampak dalam sebuah video yang menggemparkan jagat media sosial, Kamis 8 Januari 2026. Isinya membuat dada sesak, mata basah, dan hati teriris. Bayi tanpa pakaian dengan tali pusar yang masih melekat di perutnya.
Bayi merah yang diperkirakan baru saja lahir itu ditemukan terlantar di tanah kosong. Lokasinya di Jalan Gerilya Gang Mandiri, RT 110 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Di tanah kosong itu bayi dibuang. Di tangan warga, ia diselamatkan.
“Ada penemuan bayi jenis kelamin laki-laki,” kata Ketua RT 110 Nurul Fahmi.
Bayi itu laki-laki. Tubuhnya mungil. Kulitnya basah tanah. Ia hanya dibalut sehelai kain tipis, tanpa selimut, tanpa pelukan ibu.
Warga yang pertama kali melihatnya sontak terkejut. Video penemuan itu diunggah ke media sosial, salah satunya oleh akun Facebook @Henny. Suara lirih bercampur emosi terdengar jelas dalam rekaman.
“Ya Allah, orang buang bayi nah. Kasihannya,” ucap seorang warga. Ia lalu menambahkan, “Bawa ke dokter, puskesmas.
Warga pun mengecam tindakan orang tua yang tidak bertanggung jawab atas terlantarnya bayi merah itu. “Ya Allah, ni mama jahanam. Bayi dibuangnya,” ujar seorang perempuan dengan nada gemetar.
Tapi tak ada amarah berlebihan. Yang ada hanya kepanikan, kepedulian, dan dorongan untuk menyelamatkan nyawa.
Dalam video itu, seorang ibu tampak menggendong bayi tersebut dengan penuh kasih. Gerakannya pelan, tangannya hangat. Bayi tidak menangis. Ia hanya menggapai-gapai, seolah mencari sentuhan yang seharusnya ia dapat sejak lahir.
Air hangat diusapkan perlahan. Tanah dibersihkan. Harapan dipanjatkan. Sunyi bayi itu justru terasa paling nyaring.
Warga kemudian membawa bayi malang tersebut ke Klinik Aminah Amin di Jalan Merdeka 1, Samarinda, untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya terus dipantau oleh tenaga kesehatan.
Doa pun mengalir dari warganet. “Semoga selalu sehat ade baby, kasiannya,” tulis akun Niraini.
Kini polisi sedang melakukan penyelidikan. “Benar, hari ini kejadian di lokasi ini ditemukan bayi laki-laki dalam keadaan sehat. Untuk orang tua bayi sudah ditemukan. Akan kami tindak lanjuti motif dan alasan bayi itu dibuang,” ungkap Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam.
Kasus bayi dibuang di Samarinda ini menyita perhatian warga. Sebab di hati publik, kisahnya tak akan dilupakan. (*)









