Insiden Kapal Miring KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang Balikpapan, 3 Meninggal Terjepit
Balikpapan, Sekaltim.co – Pagi yang harusnya biasa di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan Kaltim berubah jadi duka mendalam pada Selasa 27 Januari 2026.
Sebuah insiden maut terjadi di atas KM Dharma Kartika IX rute Parepare–Balikpapan. Saat kapal sandar dan siap bongkar muat, kondisi tiba-tiba tak terkendali usai kapal miring.
Peristiwa KM Dharma Kartika IX bermula sekitar pukul 05.30–05.50 WITA. Kapal yang membuka pintu rampa mendadak miring, membuat kendaraan di dek bagian bawah bergeser.
Dalam hitungan detik, truk bermuatan sembako terguling dan menimpa kendaraan lain, termasuk mobil pribadi penumpang yang berada di sisi kapal.
Benturan keras itu memicu kepanikan. Penumpang berteriak, awak kapal sigap, dan suasana dek berubah mencekam.
Beberapa kendaraan saling menindih, membuat sejumlah korban terjepit di dalam mobil.
Laporan kejadian diterima Kantor SAR Balikpapan pukul 08.48 WITA. Tak lama, Tim SAR Gabungan dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WITA.
Proses evakuasi berjalan alot karena posisi kendaraan yang saling mengunci dan muatan truk yang berat.
Evakuasi dilakukan dengan penanganan khusus. Tim harus mengurangi muatan truk secara manual sebelum melakukan ekstrikasi, termasuk memotong beberapa bagian kendaraan kecil agar korban bisa dikeluarkan dengan aman.
Korban terakhir berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.20–12.24 WITA. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan proses berjalan lama demi memastikan keselamatan semua pihak.
“Korban terakhir berhasil kami keluarkan sekitar pukul 12.24 WITA,” ujarnya.
Seiring perkembangan informasi, jumlah korban terus diperbarui.
Kapolresta Balikpapan Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menyampaikan bahwa total korban kini mencapai tujuh orang.
Rinciannya, tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal pertama diketahui terjepit di dalam mobil yang tertimpa truk.
Dua korban meninggal lainnya merupakan perempuan, masing-masing berusia 62 tahun dan 40-an, warga Sulawesi.
Sementara empat korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
“Total ada tujuh korban. Yang korban pertama meninggal terjepit mobil truk, kemudian perjalanan waktu ada tambahan lagi empat korban luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit, kemudian ada juga ternyata yang meninggal dunia dua orang (lagi),” kata Kombes Jerrold Kumontoy Selasa 27 Januari 2026.
Korban ditemukan tim SAR gabungan saat menyisir dek kendaraan yang dipenuhi muatan truk bergeser.
Menurut Kepala Kantor SAR Balikpapan Dody Setiawan, korban pertama ditemukan pukul 12.20 Wita dalam posisi tertutup material di bagian belakang kendaraan.
Dua korban lainnya ditemukan di luar mobil dalam kondisi tertimpa muatan truk yang tumpah akibat kemiringan kapal.
Kedua korban dievakuasi hampir bersamaan, masing-masing pukul 14.45 Wita dan 14.50 Wita.
“Korban meninggal dunia ada tiga orang,” ujar Dody menambahkan informasi, Selasa sore.
Proses evakuasi melibatkan banyak unsur, mulai dari Basarnas Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Polair, TNI AL, Brimob, KSOP, Dinas Kesehatan, PMI, hingga unsur terkait lainnya.
Sinergi lintas instansi ini memastikan operasi berjalan aman dan sesuai prosedur keselamatan.
Setelah seluruh korban insiden kapal miring KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang Balikpapan berhasil dievakuasi dan dilakukan assessment lanjutan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. (*)





