Kukar

Polisi Kukar Selamatkan IRT yang Diduga Hendak Lompat dari Jembatan Mahakam

Kukar, Sekaltim.co – Personel kepolisian dari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menyelamatkan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan lompat dari atas jembatan Sungai Mahakam Tenggarong pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026.

Peristiwa IRT yang diduga hendak lompat dari atas jembatan Sungai Mahakam tersebut sempat mengundang perhatian warga karena terjadi di tengah aktivitas lalu lintas yang masih cukup ramai. Laporan cepat dari masyarakat membuat petugas segera bergerak menuju lokasi sebelum tindakan fatal itu benar-benar terjadi.

Personel dari unit Pamapta yang sedang bertugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya seorang perempuan yang terlihat berdiri di pinggir pagar jembatan dengan gelagat mencurigakan.

Kapolres Kutai Kartanegara Khairul Basyar melalui Kasi Humas Maryono menjelaskan bahwa proses penyelamatan tersebut diawali dari laporan warga yang khawatir melihat kondisi korban. Aksi cepat dan penuh empati pun mampu menyelamatkan IRT tersebut.

“Petugas menerima laporan dari masyarakat yang melihat korban berada di tepi jembatan dengan kondisi mencurigakan. Tim Pamapta segera menuju lokasi untuk memastikan keselamatan yang bersangkutan,” ujar Maryono.

Sesampainya di lokasi, petugas tidak langsung melakukan tindakan secara paksa. Sebaliknya, mereka memilih pendekatan persuasif dengan cara berbicara secara perlahan kepada korban.

Menurut Maryono, saat itu kondisi psikologis korban terlihat sangat tidak stabil sehingga petugas harus berhati-hati dalam mengambil langkah.

“Saat tiba di lokasi, tim Pamapta langsung melakukan pendekatan persuasif. Kami mengutamakan dialog hati ke hati untuk menenangkan kondisi psikologis korban yang saat itu sedang sangat tidak stabil,” jelasnya.

Dalam suasana yang menegangkan namun tetap penuh empati, personel kepolisian perlahan mendekati korban sambil memberikan kata-kata penguatan agar ia tidak mengambil keputusan yang membahayakan dirinya.

Pendekatan humanis tersebut akhirnya membuahkan hasil. Petugas berhasil merangkul korban dan membawanya menjauh dari pagar jembatan menuju area yang lebih aman.

Setelah berhasil diamankan, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke kantor polisi untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Maryono menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas, kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dalam membantu masyarakat.

“Bagi kami, tugas kepolisian bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan setiap nyawa masyarakat terlindungi. Kami hadir untuk mendengarkan dan membantu, karena setiap nyawa begitu berharga,” katanya.

Usai mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dipertemukan kembali dengan pihak keluarganya di Mapolres Kutai Kartanegara. Keluarga yang datang menjemput menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dan sikap humanis yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.

Respons cepat warga yang melaporkan kejadian tersebut terbukti sangat membantu mencegah hal yang tidak diinginkan.

Atas peristiwa IRT yang hendak lompat dari atas jembatan Mahakam ini, Polres Kukar mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor kepada aparat jika melihat seseorang yang membutuhkan bantuan atau berada dalam situasi berbahaya. Dukungan dan perhatian dari lingkungan sekitar dinilai dapat menjadi faktor penting dalam menyelamatkan nyawa seseorang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!