News Sekaltim

Arus Mudik Lebaran 2026 di Kaltim, Penumpang Mulai Padati Bandara dan Pelabuhan

Sekaltim.co – Arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukkan pergerakan signifikan. Mobilitas warga yang ingin pulang kampung meningkat melalui tiga jalur transportasi utama, yakni darat, laut, dan udara.

Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di Kaltim ini terlihat di sejumlah titik transportasi penting seperti Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (Bandara APT Pranoto) Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Pelabuhan Semayang Balikpapan, hingga Pelabuhan Samarinda.

Dalam arus mudik Lebaran 2026 di Kaltim, jalur darat masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan menggunakan bus antar kota maupun kendaraan pribadi. Sementara jalur laut dan udara juga mencatat peningkatan signifikan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

Lonjakan penumpang paling terlihat di sektor penerbangan. Aktivitas di Bandara APT Pranoto Samarinda menunjukkan peningkatan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik.

Kepala bandara, I Kadek Yuli Sastrawan, menjelaskan bahwa jumlah penumpang pada H-5 Lebaran mengalami kenaikan sekitar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, pada H-5 Lebaran tahun 2025 jumlah penumpang yang datang dan berangkat tercatat sebanyak 2.513 orang. Sementara pada periode yang sama di tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 2.938 penumpang.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan menjelang Lebaran tahun ini,” ujar Kadek.

Meski demikian, hingga saat ini maskapai penerbangan belum menambah jadwal penerbangan tambahan atau extra flight. Kondisi ini membuat sebagian besar penerbangan dalam beberapa hari terakhir hampir terisi penuh oleh calon penumpang.

Sejak Posko Mudik dibuka, pergerakan penumpang yang datang dan berangkat selama tiga hari terakhir diperkirakan telah mencapai sekitar 7.000 orang.

Pihak bandara juga menyebutkan bahwa puncak arus mudik masih sulit dipastikan secara tepat. Hal ini dipengaruhi oleh pola kerja fleksibel seperti Work From Anywhere (WFA) yang kini diterapkan oleh sejumlah perusahaan serta kebijakan cuti yang lebih longgar.

Namun jika melihat tren pemesanan tiket dan tingkat keterisian pesawat yang hampir penuh, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi sekitar 18 Maret.

Selain jalur udara, arus mudik melalui jalur laut juga mengalami peningkatan signifikan. Aktivitas di Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Nusantara Parepare mulai dipadati ribuan pemudik.

Para penumpang berangkat menggunakan armada kapal milik PT Bunga Teratai yang melayani rute Samarinda–Parepare.

Direktur Utama perusahaan tersebut, Syahril Sarapping, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pada Minggu 15 Maret 2026 mencapai sekitar 1.750 orang.

Angka tersebut sudah termasuk penambahan kapasitas atau dispensasi hingga 50 persen untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin mudik ke Sulawesi Selatan.

“Kapasitas kita 1.750, jadi ada penambahan risiko sekitar 50 persen. Untuk jadwal berikutnya, insyaallah hari Rabu dan Kamis nanti akan ada pemberangkatan lagi dari Samarinda ke Parepare,” kata Syahril.

Sementara itu, kondisi serupa juga terlihat di Pelabuhan Semayang. Sejak subuh, akses jalan menuju pelabuhan terpantau padat akibat meningkatnya mobilitas calon penumpang.

Salah satu kapal yang diberangkatkan adalah KM Dorolonda dengan tujuan Surabaya.

Kapal tersebut mengangkut sekitar 2.512 penumpang yang terdiri dari 1.200 peserta program mudik gratis serta penumpang reguler yang mendapatkan diskon tiket sebesar 30 persen dari pemerintah.

Perusahaan pelayaran nasional PT Pelayaran Nasional Indonesia juga mencatat lonjakan jumlah penumpang sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.

Bahkan hingga 19 Maret 2026 mendatang, diperkirakan sekitar 6.500 penumpang akan diberangkatkan melalui lima armada kapal dari Pelabuhan Semayang menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, sejumlah instansi juga membuka posko pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya adalah Posko Mudik Bangga Kencana yang mulai beroperasi sejak 16 Maret 2026 di Bandara APT Pranoto Samarinda serta Terminal Bus Sungai Kunjang.

Posko ini memberikan berbagai layanan gratis bagi pemudik, mulai dari informasi perjalanan, layanan kesehatan, hingga tempat istirahat sementara bagi para penumpang.

Dari sisi keamanan, aparat kepolisian juga meningkatkan pengawasan di berbagai titik transportasi strategis.

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, personel Korps Brigade Mobil Kepolisian Negara Republik Indonesia (Brimob Polri) melalui Detasemen Gegana melakukan patroli intensif di sejumlah lokasi transportasi.

Tim yang dipimpin oleh Slamet Ashari memantau langsung aktivitas di Terminal Batu Ampar, Pelabuhan Semayang, serta jalur bus Balikpapan–Bontang.

Patroli ini bertujuan memastikan keamanan arus mudik sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat di pusat keramaian.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menegaskan bahwa pengerahan personel merupakan bagian dari komitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal arus mudik tahun ini agar berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Selain pengamanan, pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kalimantan Timur (Dishub Kaltim) juga melakukan pemeriksaan kelayakan armada angkutan umum.

Kepala Dishub Kaltim, Yusliando, menyebutkan bahwa ramp check dilakukan secara intensif guna memastikan seluruh kendaraan angkutan umum layak beroperasi selama periode mudik.

“Tim terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi armada benar-benar aman digunakan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam arus mudik Lebaran 2026 di Kaltim melalui jalur darat, laut, dan udara, pemerintah dan aparat keamanan berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Sekaltim.co Ads

Silakan izinkan iklan jika memungkinkan. Dengan menonton iklan, Anda turut mendukung Sekaltim.co agar bisa terus menghadirkan konten gratis sebagai bagian dari komitmen kami merawat aspirasi dan memperkaya literasi. Terima kasih atas dukungan Anda!