News SekaltimPemprov Kaltim

Gubernur Kaltim Minta PHSS Muluskan Jalan Anggana-Muara Badak Sepanjang 30 KM

Sekaltim.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud meminta Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) ikut membenahi jalan pesisir Anggana-Muara Badak Kutai Kartanegara (Kukar).

Gubernur Rudy meminta agar jalur sepanjang 30 kilometer itu segera diaspal atau dicor agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.

Rudy menyampaikan permintaan itu sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur masyarakat saat menerima kunjungan kehormatan dan koordinasi kegiatan usaha hulu migas dari SKK Migas dan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Pendopo Lamin Etam, Rabu, 23 September 2026.

“Tolong PHSS bantu selesaikan yang 30 km Anggana-Muara Badak, nanti sisanya kami yang selesaikan,” tegas Rudy mengutip keterangan tertulis Pemprov Kaltim.

Menurut Rudy, keberadaan PHSS di kawasan konsesi migas harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Termasuk bagi warga yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Ia menyoroti kondisi jalan yang dinilai belum sebanding dengan aktivitas migas yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

“Untuk PHSS jalan yang 30 km, mari kita cari solusinya. Kalau PHSS tidak sanggup atau belum ada anggarannya, biar kami yang rapikan,” ujarnya.

Namun, Rudy memberikan catatan soal kendaraan yang melintas jika pemerintah nantinya ikut membenahi jalan tersebut.

“Tapi ada tapinya. Kita batasi, maksimal 6 roda. Lebih dari itu kita palang,” tegasnya.

Kondisi jalan pesisir Anggana-Muara Badak memang menjadi perhatian. Saat kemarau, jalan berdebu hingga mengganggu jarak pandang.

Ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan sulit dilalui. Padahal, jalur ini punya peran penting untuk distribusi logistik, penumpang hingga energi.

Dukungan juga datang dari Kepala Satgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK RI Andy Purwana.

Ia menilai perusahaan migas harus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar wilayah konsesi.

“Bapak ibu punya usaha di sini. Tapi masyarakat tidak menikmati. Jalannya rusak seperti kata Pak Gubernur,” kata Andy.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan Sulawesi Haryanto Safri. Hadir pula pimpinan sejumlah KKKS di Kaltim.

Di antaranya PHM, PHSS, PHKT, Searah Muara Bakau, Badak NGL, Pasir Petroleum Resources Limited, PT Benuo Taka Wailawi, PT Indo Sino Oil and Gas dan Saka Indonesia Sesulu.

Dari Pemprov Kaltim Rudy didampingi Wagub Seno Aji, Sekda Sri Wahyuni serta sejumlah pejabat terkait. (*)

Tinggalkan Balasan

Back to top button