PERKARASamarinda

Banjir Ganggu Distribusi MBG di Samarinda, Satgas Pastikan Layanan Kembali Normal

Samarinda, Sekaltim.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 004 Samarinda Utara sempat terganggu akibat banjir yang melanda wilayah Pinang Seribu, lokasi dapur produksi makanan MBG.

Banjir yang melanda kawasan Pinang Seribu pada Kamis, 23 Oktober 2025, membuat kegiatan distribusi dan produksi makanan di Sentra Penyedia Pangan dan Gizi (SPPG) terhenti total.

“Pihak sekolah juga sudah diinformasikan bahwa layanan MBG hari ini ditiadakan karena banjir, dan aktivitas memasak tidak bisa dilakukan,” kata Ketua Tim Satgas MBG Kota Samarinda, Suwarso, yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Kamis 23 Oktober 2025, dikutip dari siaran pers KominfoNews.

Suwarso menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memastikan program MBG segera berjalan normal kembali.

“Setelah kami klarifikasi di lapangan, tidak ada masalah berarti. Kejadian kemarin hanya bersifat sementara. Besok (hari ini Jumat, 24 Oktober 2025-Red) distribusi kembali normal seperti biasa,” tegasnya.

Tak hanya itu, pada Rabu, 22 Oktober 2025, menu makan di SDN 004 Samarinda Utara hanya berupa telur dan makanan ringan (snack).

Suwarso menjelaskan bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan kini sudah ditangani.

“Benar, pada hari Rabu kemarin anak-anak tidak mendapatkan nasi seperti biasanya karena tim masak sedang menjalani pemeriksaan kesehatan yang menjadi salah satu persyaratan bagi pekerja di SPPG,” jelas Suwarso.

Suwarso juga mengatakan distribusi makanan di SDN 004 dilakukan secara bertahap agar tertib untuk 540 siswa penerima.

“Biasanya jam 8 untuk kelas 1, jam 10 lewat 50 untuk kelas 5 dan 6, kemudian sekitar pukul 12.30 untuk kelas 3 dan 4 yang masuk siang,” ujarnya.

Ia juga menyebut, dari hasil evaluasi, program MBG mendapat sambutan positif dari para siswa.

“Secara umum program ini berjalan baik dan bermanfaat bagi siswa, apalagi bagi sekolah-sekolah di wilayah pinggiran,” tutupnya.

Meski sempat terganggu oleh banjir, Satgas memastikan semangat untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak Samarinda tidak surut — bahkan menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button