Banjir Kutim Desember 2025, Aparat Gabungan Patroli Kemanusiaan di Bengalon
Kutim, Sekaltim.co – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Desember 2025, antara lain di Kecamatan Bengalon. Aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Bengalon bersama unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur melaksanakan patroli kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir di Desa Sepaso dan Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Selasa 16 Desember 2025.
Patroli gabungan yang menyasar wilayah banjir di Kutim Desember 2025 tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah permukiman warga. Petugas turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi terkini, memastikan keselamatan masyarakat, serta mengantisipasi potensi risiko lanjutan akibat meningkatnya debit air.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik permukiman warga bervariasi. Genangan tercatat mulai dari sekitar 5 sentimeter hingga mencapai 48 sentimeter di area yang lebih rendah. Kondisi ini menyebabkan sebagian aktivitas warga terganggu, meski hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa.
Selain pemantauan situasi, petugas gabungan juga melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan diri selama banjir masih berlangsung.
Petugas mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya, seperti risiko tersengat listrik akibat instalasi listrik yang terendam air, serta kemungkinan munculnya hewan berbahaya seperti ular yang kerap keluar dari habitatnya saat banjir.
Sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan, tim gabungan menyiagakan tiga unit perahu di titik-titik strategis. Perahu tersebut disiapkan untuk keperluan evakuasi warga maupun penyaluran bantuan darurat jika kondisi semakin memburuk.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa patroli kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah situasi bencana.
“Kehadiran kami bersama unsur terkait bertujuan untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang terdampak. Sinergi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan tepat,” ujar AKBP Fauzan Arianto, Rabu 17 Desember 2025.
Kapolres Kutim juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat banjir di bulan Desember 2025 ini, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. (*)









