Dua Ekor Singa Didatangkan dari Bandung Barat ke Balikpapan untuk Program Pelestarian dan Edukasi

Sekaltim.co – Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), kini menjadi rumah baru bagi dua ekor singa hasil pengiriman dari Kabupaten Bandung Barat.
Kedua satwa dilindungi tersebut, satu jantan dan satu betina, tiba dengan selamat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Sabtu, 12 Juli 2025, lalu.
Kehadiran dua ekor singa di Balikpapan ini merupakan bagian dari program pelestarian dan edukasi satwa yang dikelola secara profesional dan terencana.
Seluruh proses pemindahan telah melalui serangkaian prosedur ketat sesuai ketentuan karantina hewan yang berlaku di Indonesia.
Kedua singa juga telah dilengkapi sertifikat karantina dari instansi resmi dan dinyatakan sehat oleh petugas terkait.
Paramedik Karantina Hewan Terampil, Niken Kartika Sari, menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan secara langsung.
“Berdasarkan pemeriksaan Balai Karantina Kaltim, singa-singa ini tidak tertular Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK),” jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu 16 Juli 2025.
Selain bebas dari gejala penyakit HPHK, keduanya juga dipastikan tidak memiliki ektoparasit dan telah menjalani tindakan karantina sesuai aturan.
Niken menambahkan bahwa semua dokumen pendukung telah lengkap, termasuk surat asal usul, izin pengangkutan, dan sertifikasi kesehatan hewan.
“Seluruh berkas dan prosedur sudah memenuhi ketentuan yang berlaku,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Proses serah terima dokumen dua ekor singa di Balikpapan dilakukan antara petugas Karantina dan perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.
Langkah ini menandai bahwa seluruh aspek administratif dan teknis telah dipenuhi secara resmi sebelum singa dipindahkan ke lokasi tujuan.
Dalam keterangan terpisah, Penanggung Jawab Satpel Bandara SAMS Sepinggan, drh. Dian Rahmawati, menegaskan komitmen karantina hewan.
Pihaknya memastikan setiap hewan yang masuk Kalimantan Timur sudah diperiksa dengan ketat dan aman.
“Karantina berkomitmen untuk memastikan setiap pemasukan hewan dari luar daerah ke Kalimantan Timur berlangsung sesuai prosedur dan aman. ,” ujarnya.
Menurut Dian, keberadaan singa ini akan memberikan kontribusi bagi pelestarian keanekaragaman hayati dan edukasi publik.
Pemeriksaan menyeluruh menunjukkan bahwa kedua satwa dalam kondisi prima dan layak untuk melanjutkan perjalanan.
Dian menambahkan kehadiran dua ekor singa di Balikpapan ini menjadi bagian dari upaya melindungi ekosistem serta memberikan nilai edukatif kepada masyarakat.
“Ini adalah bagian dari upaya kami menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi keanekaragaman hayati daerah,” tutupnya.
Dua ekor singa di Balikpapan tersebut dapat mendukung program konservasi satwa langka di Kaltim dan menjadi sarana pembelajaran lingkungan hidup yang inspiratif. Belum diketahui tepatnya lokasi kedua singa itu ditempatkan. (*)









