Lomba 17-an di Panti Asuhan Harapan, Begini Cara TIDAR Samarinda Menebar Semangat Kemerdekaan
SEKALTIM.CO – Suasana di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Harapan Samarinda berubah lebih riuh dari biasanya. Tawa dan sorak anak-anak terdengar di sela-sela perlombaan yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi sebagian orang, lomba 17-an mungkin menjadi tradisi yang setiap tahun mudah mereka ikuti. Namun, bagi anak-anak di panti tersebut, kesempatan mengikuti perlombaan kemerdekaan tahun ini rupanya belum sempat mereka rasakan.
Hingga kemudian, Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (PC TIDAR) Kota Samarinda datang membawa suasana perayaan itu langsung ke lingkungan panti pada Minggu (23/8/2026).
Bukan panggung besar atau perayaan dengan kemeriahan berlebihan yang dihadirkan. Hanya sejumlah perlombaan sederhana, tetapi cukup untuk membuat wajah anak-anak dipenuhi senyum gembira.
Ada TIDAR IDOL, lomba membaca puisi, cerdas cermat tentang sejarah bangsa dan pengetahuan umum, hingga berbagai permainan ketangkasan khas perayaan 17 Agustus.
Anak-anak mengikuti setiap perlombaan dengan antusias. Ada yang tampil percaya diri, ada pula yang harus mengumpulkan keberanian sebelum maju ke depan. Namun, semuanya bermuara pada satu hal, yakni kegembiraan karena bisa merayakan kemerdekaan bersama.
Ketua PC TIDAR Samarinda Ibnu Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut bermula dari komunikasi dengan pihak panti. Dari sebuah perbincangan, pihaknya mengetahui bahwa anak-anak asuh belum sempat mengadakan perlombaan kemerdekaan.
“Kami mengetahui adik-adik di sini belum sempat mengadakan lomba 17-an. Jadi kami berinisiatif datang untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka,” ujarnya.
Bagi TIDAR, kegiatan tersebut bukan sekadar mengisi waktu dengan perlombaan. Ada pesan yang ingin ditanamkan melalui setiap permainan.
Keberanian untuk tampil, kemampuan bekerja sama, hingga pengetahuan tentang sejarah bangsa menjadi bagian dari kegiatan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh melalui pengalaman sederhana yang dirasakan anak-anak pada hari tersebut.
Ibnu berharap interaksi bersama anak-anak panti dapat menjadi ruang untuk membangun karakter sekaligus menumbuhkan semangat kepemudaan.
“Semangat kebersamaan dan kepemudaan yang dibawa dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bekal untuk melahirkan generasi yang mandiri dan memiliki daya juang menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Kepedulian PC TIDAR Samarinda ini disambut dengan rasa syukur dan apresiasi oleh pihak panti asuhan. Perwakilan pengasuh UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Harapan Haiman Mazidi, menuturkan bahwa kehadiran para pemuda ini memberikan kejutan yang luar biasa bagi keseharian anak-anak asuhnya.
“Anak-anak yang sebelumnya belum merasakan lomba kemerdekaan, hari ini akhirnya bisa bermain dan tertawa bersama. Kami tentu sangat berterima kasih,” kata Haiman dengan haru.
Antusiasme luar biasa memang sangat terasa dari wajah-wajah peserta lomba. Eva, seorang siswi kelas IX SMPN 34 Samarinda yang juga merupakan penghuni panti, mengungkapkan betapa gembiranya ia bisa terlibat aktif dalam setiap kompetisi yang diadakan.
“Kegiatannya seru banget. Semoga ke depan ada lagi kegiatan seperti ini. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah datang,” ungkap Eva penuh keceriaan.
Melalui perayaan sederhana namun sarat makna ini, PC TIDAR Samarinda berharap dapat terus menebarkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan lewat aksi nyata, sehingga semangat cinta tanah air dapat tumbuh merata di hati setiap tunas bangsa.



