Paus Sperma Muncul di Maratua Berau Kaltim Viral di Media Sosial
Sekaltim.co – Kemunculan paus sperma atau Sperm Whale di perairan Maratua, Berau Kalimantan Timur (Kaltim), viral dan mencuri perhatian publik. Momen langka ini terekam kamera dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @asrzyxx pada 10 Maret 2026.
Dalam video paus sperma di Maratua tersebut, terlihat jelas sosok raksasa laut muncul ke permukaan. Ukurannya yang besar langsung bikin takjub siapa pun yang melihat.
Paus sperma sendiri dikenal sebagai predator bergigi terbesar di dunia, sekaligus salah satu mamalia laut paling ikonik.
Pemilik akun menceritakan momen tak terduga itu terjadi saat berada di tengah laut. Awalnya, ia mengira yang terlihat hanyalah ombak atau bayangan. Namun setelah didekati, ternyata benar seekor paus sperma muncul ke permukaan.
“Lagi di perjalanan di tengah laut, tiba-tiba dari kejauhan aku lihat sesuatu besar muncul di permukaan. Awalnya aku pikir cuma ombak atau bayangan.tapi setelah kita dekati pelan-pelan,TERNYATA SPERM WHALE!” tulisnya.
Mengutip informasi dari World Wide Fund for Nature (WWF), paus sperma biasanya hidup di perairan dalam dan memiliki jalur migrasi luas melintasi samudra. Karena itu, kemunculannya di lokasi tertentu seperti Maratua tergolong jarang terjadi, apalagi sampai terekam jelas.
Fenomena ini sekaligus mempertegas kekayaan biodiversitas laut Indonesia, khususnya di kawasan Kalimantan Timur. Perairan Maratua memang dikenal sebagai salah satu surga bawah laut dengan ekosistem yang masih terjaga.
Menariknya, bukan cuma paus sperma yang terlihat belakangan ini. Kawasan tersebut juga disebut sedang ramai dikunjungi berbagai satwa laut lainnya, termasuk Orca atau paus pembunuh. Hal ini makin memperkuat daya tarik Maratua sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia.
Kemunculan hewan-hewan langka ini pun memicu rasa kagum sekaligus jadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian laut. Aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan bisa mengancam habitat mereka.
Dengan viral video paus sperma Maratua ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan ekosistem laut semakin meningkat. Momen langka seperti ini bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga bukti nyata betapa kayanya alam Indonesia. (*)



