Mahakam Ulu

433 PPPK Mahakam Ulu Ikuti Orientasi 2026, Wabup Tekankan Disiplin dan Integritas

Sekaltim.co – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) resmi menggelar orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahulu, Senin 13 April 2026.

Orientasi ini jadi tahap penting bagi PPPK Mahakam Ulu yang baru diangkat, menurut Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk. Tujuannya jelas: membentuk karakter, integritas, dan pemahaman sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, orientasi ini bukan sekadar formalitas, tapi proses penting untuk membentuk ASN yang profesional dan bertanggung jawab. Ia menjelaskan, peserta akan mengikuti pembelajaran berbasis Massive Open Online Course (MOOC). Sistem ini menuntut kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab tinggi dari setiap peserta.

“Melalui kegiatan ini, peserta akan mengikuti orientasi pengenalan fungsi dan tugas ASN melalui sistem Massive Open Online Course (MOOC) dengan metode pembelajaran mandiri yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab tinggi,” tegasnya dikutip dari keterangan resmi Diskominfostandi Mahulu.

Tak cuma itu, peserta juga akan mendapat pendampingan tambahan, mulai dari penguatan jasmani, rohani, hingga spiritual. Pendekatannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Total ada 433 peserta yang ikut orientasi tahun ini. Rinciannya, 277 tenaga teknis, 85 tenaga kesehatan, dan 71 tenaga guru. Mereka merupakan SDM terpilih yang sudah lolos seleksi dan siap mengabdi untuk masyarakat Mahulu.

Wabup juga mengingatkan bahwa orientasi ini hanya dilakukan satu kali selama status sebagai PPPK. Karena itu, semua peserta diminta memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.

“Setiap peserta wajib lulus dengan kualifikasi minimal “Baik” atau nilai 70,01 sebagai salah satu pertimbangan dalam perpanjangan perjanjian kerja,” jelasnya.

Selain soal nilai, peserta juga ditekankan untuk menjaga etika, memahami tugas jabatan, serta terus meningkatkan kompetensi dengan orientasi pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Bidang Penilaian Kinerja dan Pengembangan Kompetensi Aparatur, Yulius Erik Juanady Abeh, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengacu pada berbagai regulasi, termasuk UU ASN dan aturan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Orientasi dibagi menjadi dua bagian. Pertama, pengenalan tugas dan fungsi ASN selama 45 jam pelajaran (JP) atau 15 hari kerja melalui sistem MOOC, yang berlangsung 13–27 April 2026. Kedua, pengenalan nilai dan etika ASN selama minimal 16 JP atau sekitar 3 hari kerja di BPSDM Provinsi Kalimantan Timur.

“Secara keseluruhan, orientasi klasikal berlangsung selama 61 JP atau setara 19 hari kerja, disertai pendampingan melalui penguatan jasmani, rohani, dan spiritual. Peserta diwajibkan lulus dengan nilai minimal 70,01 atau kualifikasi “Baik” sebagai syarat pertimbangan perpanjangan kerja,” jelasnya.

Dengan program ini, Pemkab Mahulu berharap para PPPK bisa cepat beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Orientasi PPPK Mahakam Ulu ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ASN yang profesional dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button