News Sekaltim

Kaltim Lakukan Pengamanan Terpadu Nataru 2025–2026 Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Balikppan, Sekaltim.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral persiapan pengamanan menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Balikpapan, Rabu 17 Desember 2025.

Rakor lintas sektoral jelang Nataru di Kaltim ini digelar sebagai bentuk kesiapan bersama dalam menghadapi pengamanan Natal dan Tahun Baru yang akan dilaksanakan melalui Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin Mahakam 2025.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, unsur Forkopimda Provinsi Kaltim, kepala perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Rakor juga diikuti Forkopimda kabupaten dan kota se-Kaltim secara virtual.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa berdasarkan data Pemerintah Pusat, mobilisasi masyarakat diprediksi meningkat signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru. Survei Kementerian Perhubungan RI mencatat sekitar 40 persen penduduk Indonesia diperkirakan akan melakukan perjalanan liburan akhir tahun.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, seiring kondisi sosial ekonomi yang relatif stabil, berkembangnya sektor pariwisata, serta adanya libur nasional dan cuti bersama.

“Kondisi ini akan memengaruhi sektor transportasi laut, udara, dan darat. Kami mengimbau pihak perhubungan laut khususnya agar mewaspadai perjalanan transportasi laut, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” ujar Gubernur.

Menurutnya, lonjakan mobilitas tersebut akan berdampak pada sektor transportasi darat, laut, dan udara. Gubernur secara khusus mengingatkan pihak terkait untuk mewaspadai sektor transportasi laut, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Gubernur mengimbau agar pengawasan transportasi laut diperketat. Cuaca ekstrem berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, sehingga langkah mitigasi harus dilakukan secara maksimal.

Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur Forkopimda Kaltim. Ia meminta agar sarana dan prasarana komunikasi, kesiapan personel, peralatan evakuasi, jalur darurat, hingga sistem peringatan dini benar-benar dalam kondisi optimal.

“Karena itu, kami mengingatkan Forkopimda Kaltim, mulai Polda Kaltim hingga Kodam VI Mulawarman, agar sarana dan prasarana komunikasi selalu aktif dan siap dimobilisasi. Kesiapsiagaan personel, peralatan, jalur evakuasi, hingga sistem peringatan dini harus benar-benar dalam kondisi optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan memetakan potensi permasalahan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektoral.

“Ada dua tantangan utama yang menjadi fokus pengamanan tahun ini, yakni meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi cuaca ekstrem pada akhir Desember hingga awal Januari,” jelas Kapolda.

Dengan koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kalimantan Timur dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button