Kabar DukaNews Sekaltim

Mantan Pj Sekdaprov Kaltim Hj Meiliana Meninggal Dunia

Sekaltim.co – Kabar duka datang dari Kalimantan Timur (Kaltim) usai Hj Meiliana binti H. Muhammad Adnan Sabirin meninggal dunia pada Selasa, 7 April 2026, pukul 18.00 WITA, di rumah duka yang beralamat di Perumahan Karpotek Blok GG Samarinda.

Dr. Hj. Meiliana dikenal sebagai sosok birokrat yang berdedikasi di Kaltim. Almarhumah pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim pada periode 2018–2019. Selain itu, almarhumah juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Samarinda pada periode 2015–2016.

“Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Kalimantan Timur yang mengenal kiprah dan pengabdiannya dalam pemerintahan,” ungkap Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal.

Doa terbaik dipanjatkan agar amal ibadah almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Seno Aji bersama istri, Hj Wahyu Hernaningsih Seno, melepas kepergian almarhumah Dr Hj Meiliana binti H. Muhammad Adnan Sabirin menuju peristirahatan terakhir dari rumah duka di Perumahan Karpotek, Sungai Kunjang, Samarinda, Rabu 8 April 2026.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemprov Kaltim, saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepergian Ibu Hj. Meiliana. Semoga almarhumah husnul khatimah dan amal ibadah beliau diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan. Semoga kenangan indah bersama almarhumah menjadi penghibur sekaligus sumber kekuatan bagi keluarga,” ucap Seno Aji.

Menurut Seno Aji, almarhumah Meiliana merupakan sosok yang humanis dan humoris, serta memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur. Bahkan, almarhumah masih aktif di sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kaltim.

“Banyak kesan indah dan mendalam bagi Pemprov Kaltim. Perjalanan pengabdian beliau, mulai dari tenaga honorer hingga pernah menjadi pelaksana harian gubernur, merupakan proses luar biasa yang menjadi teladan bagi kami dan masyarakat Kaltim. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh penghormatan. Sejumlah pejabat daerah, aparatur sipil negara, serta masyarakat turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir atas pengabdian almarhumah di lingkungan pemerintahan daerah.

Wagub Seno Aji menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah. “Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Ibu Hj. Meiliana,”ucap Wagub.

Wagub mendoakan agar almarhumah husnul khatimah, amal ibadah beliau diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan.

“Semoga kenangan indah bersama almarhumah menjadi penghibur sekaligus sumber kekuatan bagi keluarga,” tambahnya.

Ia menilai, almarhumah merupakan figur yang memberikan kontribusi nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam penguatan tata kelola birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bahkan setelah purna tugas, almarhumah tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan di Kalimantan Timur.

Semasa hidup, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang humanis dan mudah bergaul, namun tetap tegas dalam menjalankan tanggung jawab. Dedikasi dan komitmennya dalam pengabdian kepada pemerintah dan masyarakat menjadikan sosoknya sebagai teladan bagi banyak pihak.

Perjalanan karier almarhumah terbilang panjang dan penuh dedikasi. Ia memulai pengabdian pada 1985 sebagai tenaga honorer di Bappeda Provinsi Kaltim, kemudian diangkat menjadi CPNS dan PNS di instansi yang sama.

Dalam perjalanan kariernya, almarhumah pernah mengemban berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Pj Kasubag Tamu Pemprov Kaltim, Kepala Bagian Protokol, Kepala Bagian Penerangan, Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas, hingga Kepala PKP2A LAN Samarinda.

Pada tahun 2014, almarhumah kembali ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Samarinda pada 2015–2016.

Kariernya terus berlanjut sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim hingga mencapai puncak jabatan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, serta pernah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian Gubernur Kalimantan Timur.

Almarhumah meninggal dunia pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 18.00 WITA di Samarinda. Almarhumah dimakamkan pada Rabu, 8 April 2026 usai salat Ashar di Nurussalam Memorial Park, kawasan Tanah Merah, Kota Samarinda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button