Nusantara

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026, Enam Pejabat Baru Dilantik di Istana Negara

Sekaltim.co – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle terbatas Kabinet Merah Putih pada Senin, 27 April 2026. Dalam pelantikan di Istana Negara, Jakarta, sebanyak enam pejabat baru diambil sumpah untuk memperkuat kinerja pemerintahan, terutama di sektor lingkungan hidup, pangan, komunikasi publik, dan koordinasi internal kepresidenan.

Reshuffle Kabinet Merah Putih ini menjadi gelombang kelima sejak Prabowo menjabat sebagai presiden, sekaligus lanjutan evaluasi kabinet setelah perombakan sebelumnya pada September 2025. Meski tidak menyentuh kementerian ekonomi utama, rotasi ini dinilai strategis karena menyasar sejumlah posisi penting di lingkaran inti pemerintahan.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Mohammad Jumhur Hidayat yang ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Mantan aktivis buruh itu menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Di bidang koordinasi presiden, Prabowo menunjuk Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penempatan mantan KSAD itu dinilai untuk memperkuat sinergi internal di Istana.

Sementara di sektor komunikasi publik, Presiden merotasi Muhammad Qodari ke posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom. Langkah ini diperkuat dengan kembalinya Hasan Nasbi ke lingkaran Istana sebagai penasihat khusus presiden bidang komunikasi.

Nama lain yang ikut dilantik adalah Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. Penunjukan ini dinilai berkaitan dengan penguatan sistem pengawasan pangan dan biosekuriti nasional.

Dalam prosesi pelantikan, Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara.” “Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian dikatakan Prabowo diikuti para pejabat yang dilantik. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir mendampingi.

Reshuffle kali ini tidak besar, namun cukup menarik karena menghadirkan kombinasi tokoh militer, aktivis buruh, dan figur komunikasi politik dalam satu paket perombakan.

Fokus utama reshuffle terlihat pada pembenahan komunikasi pemerintah yang selama ini dinilai menjadi titik lemah, sekaligus memperkuat agenda pangan dan lingkungan yang menjadi prioritas kabinet.

Dengan reshuffle Kabinet Prabowo ini, Presiden memberi sinyal evaluasi kabinet akan terus berjalan berkala, seiring upaya menjaga efektivitas pemerintahan dan stabilitas program strategis nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button