Kukar

Karhutla Samboja Ditangani Water Bombing TNI AU dan OIKN di 4 Titik

Kukar, Sekaltim.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di wilayah Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim). Pada Senin, 7 September 2026, jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) turun tangan melakukan penanganan melalui metode water bombing dengan helikopter.

Operasi water bombing di Samboja Kuka ini ini dilakukan untuk membantu mengendalikan sekaligus memadamkan kebakaran di sejumlah area yang terindikasi terdampak. Setidaknya ada empat titik yang menjadi sasaran penyiraman air dari udara.

Keempat lokasi tersebut meliputi Perbatasan Wonotirto-Karya Jaya, Karya Jaya, Wonotirto, dan Tanjung Harapan.

Operasi water bombing menyasar koordinat berikut:

– Perbatasan Wonotirto-Karya Jaya: -1,0459370, 117,0612920
– Karya Jaya: -1,0444010, 117,0577070
– Wonotirto: -1,0424000, 117,0678870
– Tanjung Harapan: -1,031600, 117,085800

Metode water bombing dilakukan, seperti tampak pada video di Instagram Kecamatan Samboja, dengan menjatuhkan air dari udara langsung ke area yang terbakar. Cara ini penting untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses tim pemadam melalui jalur darat.

Kolaborasi TNI AU dan OIKN diharapkan bisa mempercepat pengendalian titik api di Samboja sekaligus mencegah api merembet ke kawasan lain. Pemantauan kondisi lapangan juga terus dilakukan untuk melihat perkembangan titik api dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

Sebelumnya, Camat Samboja Damsik, telah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Samboja untuk menghentikan dan tidak melakukan segala bentuk pembakaran yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya pada 27 Agustus 2026.

Damsik juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi saat ini memasuki musim kemarau. Cuaca yang kering membuat potensi karhutla semakin tinggi.

Dampaknya bukan cuma soal lingkungan. Asap akibat kebakaran juga bisa mengganggu kesehatan dan aktivitas warga. Karena itu, masyarakat Samboja diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kualitas udara mulai dipenuhi asap.

Upaya pencegahan karhutla di Samboja Kukar menjadi tanggung jawab bersama. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan dan ikut menjaga lingkungan agar karhutla Samboja tidak semakin meluas. (*)

Tinggalkan Balasan

Back to top button